Netizen Babel Soroti Recruitment Tenaga Kerja Berbau Sara
Pengumuman reckrutmen PT. Bangka Cakra Karya yang menuai protes netizen yang dinilai sara.

Netizen Babel Soroti Recruitment Tenaga Kerja Berbau Sara

Pangkalpinang

Pangkalpinang - Sejak sehari kemarin masyarakat dan Netizen di Bangka Belitung diramaikan dengan sebuah apload recruitment atau penerimaan tenaga kerja. Bukan karena tawaran gaji fantastis atau peluang kerja yang menjanjikan, kehebohan ini lantaran pengumuman recruitment yang diunggah netizen di wall facebook tersebut beraroma rasis. Pada point kedua pengumuman recruitment untuk perusahaan PT. Bangka Cakra Karya yang dikenal bergerak di bidang konstruksi tersebut mencantumkan persyaratan "Keturunan Tionghoa"

Pengumuman yang dilansir dalam ajang SMK Job Fair yang diselenggarakan di Pangkalpinang sejak awal pekan lalu tersebut dirasa melukai rasa toleransi yang selama ini dikenal sangat harmonis di Babel. Terlebih setelah diunggah oleh seorang netizen ke wall facebook. Beragam komentar pun bermunculan. Terlebih selama ini masyarakat di Babel sangat harmonis antara yang pribumi dengan keturunan Tionghoa.

Salah satu Netizen dengan nama akun Angga Oktavandani berkomentar "Mungkin itu tenaga kerja untuk dikirim ke China. Bukan kerja di NKRI." Sementara itu seorang netizen lainnya bernama Idkham menulis "Waduh parah... ini rasis bener." Ada juga yang menulis "kacau!!! Bangsa ini terkotak-kotak budaya. Pasti yang punya perusahaan juga orang China. Akun bernama Teddy Barminanda menyebut, "Cakra ikut tender proyek di Tiongkok saja ke depannya." Bahkan ada netizen bernama Van Dyas menulis "Kenapa melayu tidak kalian hargai? Bukankah anda tinggal di masyarakat yang dominan melayu. Qta ini Indonesia bung, jika anda sendiri yang membuat tembok di antara kami siap-siap kami hancurnya tembok anda." Bahkan salah seoraang anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah dengan nama Akun Zamhari Aparizi mengancam akan memantau jika PT. Bangka Cakra Karya mengikuti tender di Bangka Tengah.

Terkait ramainya komentar netizen tersebut. Salah seorang petinggi perusahaan PT. Bangka Cakra Karya, Bambang Patijaya menyampaikan permohonan maafnya. Dalam time line komentar tersebut Bambang menulis permohonan maaf kepada para netizen.

"Mohon kebesaran hati rekan-rekan medsos. Hal ini akan kami selesaikan secara internal pada orang tersebut. Sekali lagi jika ada yang kurang menyenangkan kami minta maaf," tulis Bambang Patijaya yang akrab disapa BPJ. Ia sendiri sendiri termasuk warga keturunan Tionghoa terkenal di Bangka. Pasalnya pria yang menjabat sebagai Ketua Umum KNPI Babel tersebut saat ini sedang menjalani pendidikan Lemhanas serta sedang berada di Philipina. Hingga berita ini diturunkan setidaknya sudah 81 komentar yang disampaikan netizen dan sudah 16 kali dibagikan.(typ)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top