Ciptakan Demokrasi Kondusif, HMI Babel dan GMKI Pangkalpinang Gelar Long March di ATM Pangkalpinang

Ciptakan Demokrasi Kondusif, HMI Babel dan GMKI Pangkalpinang Gelar Long March di ATM Pangkalpinang

Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BBC - Pesta demokrasi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 rawan terjadinya perpecahan yang menyebabkan ketidakamanan dan rusaknya kondusifitas bangsa.
 
Untuk mengantipasi hal tersebut agar dapat terwujudnya pesta demokrasi yang aman dan kondusif, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Babel bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pangkalpinang, melakukan aksi solidaritas dengan longmarch dari Sekretariat HMI Babel di Jalan Hamidah Pangkalpinang, dan berakhir di Alun-Alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang.
 
Ketua Umum HMI Cabang Babel, Ahmad Suriadi kepada awak media, Selasa malam (14/8/18) mengatakan, aksi itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa agar pesta demokrasi 2019 mendatang dapat berjalan dengan aman dan kondusif. 
 
Ada enam poin yang yang disampaikan, diantaranya:
1. Siap mengawal dan mendukung serta mengajak masyarakat melaksanakan Pileg dan Pilpres 2019 aman dan kondusif di Babel.
2. Mengajak masyarakat untuk berkomitmen menolak konflik yang bersifat SARA.
3. Berbeda pilihan adalah dinamika, namun kemajuan bangsa target utama.
4. Mengajak saling menghormati pendapat masyarakat untuk sebagai wujud Negara yang baik.
5. Menghimbau kepada para kontestan demokrasi agar mereka mendapatkan etika bukan taktik buruk yang hanya kepentingan yang berkuasa.
6. Tindakan keadilan agar masyarakat bisa menerima dari hasil dengan legowo supaya tidak terjadi perpecahan antar kedua belah pihak dan merugikan satu sama lain.
 
"Itulah ada 6 poin. Intinya supaya mereka jangan ada ujaran kebencian, isu-isu yang menjelekkan-jelekan antara satu dengan yang lain," ujar Ketua Umum HMI Cabang Babel Ahmad Suriadi.(rls)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top