HUT RI ke-73, Anak-Anak Disabilitas Menjadi Petugas Upacara di Halaman Rumdin Walikota Pangkalpinang

HUT RI ke-73, Anak-Anak Disabilitas Menjadi Petugas Upacara di Halaman Rumdin Walikota Pangkalpinang

Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BBC - Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, KNPI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah beserta jajarannya mengadakan upacara pengibaran bendera luar biasa bersama. Uniknya, dalam upacara luar biasa yang menjadi petugas upacara adalah anak-anak sekolah penyandang disabilitas.

Petugas upacara terdiri dari Pengibar Bendera Merah Putih, Pembaca Teks Proklamasi, Pemain Drumband dan sebagian peserta upacara yakni anak-anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas dari SLB Negeri Pangkalpinang dan Sungailiat.

Upacara dimulai kurang lebih pukul 07.15 WIB yang berjalan hikmat, anak-anak disabilitas sebagai Pemimpin Upacara hanya memiliki satu kaki, Pengibar Bendera Merah Putih anak-anak tuna rungu, dan Pembaca Puisi anak tuna netra.

Terlihat saat acara pengibaran Bendera Merah Putih, Wakil Gubernur Babel beserta unsur Forkopimda, Kapolres Pangkalpinang sejumlah Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Babel dan elemen terkait lainnya. Mereka disuguhi oleh pertunjukkan memukau pembacaan puisi dan lagu perjuangan dari anak-anak penyandang disabilitas.

Atsaalisatul Maisyah (10) kelas 5 SLBN Pangkalpinang, yang merupakan pembawa baki bendera merah putih mengaku sangat senang dengan tugas yang diembannya, saat pengibaran bendera merah putih di HUT RI ke-73 bertempat di rumah dinas Walikota Pangkalpinang.

"Saya sangat senang bisa mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus 2018 tahun ini. Sebab, latihan jadi petugas pengibaran bendera cuma 7 hari aja, dan tidak ada kesulitan waktu membawa bendera," ujarnya kepada awak media sehabis upacara pengibaran bendera merah putih di rumah dinas Walikota Pangkalpinang, Jumat (17/8/18).

"Ia juga merasa bangga karena bisa mewakili SLB Negeri Pangkalpinang untuk mengikuti upacara pengibaran bendera dan perasaan haru menjadi senang," Maisyah menuturkan.

Sementara itu, Ketua KNPI Babel Muhammad Ilham mengatakan alhamdulillah kegiatan upacara bendera hari ini semuanya berjalan dengan lancar karena waktu berlatihnya sangat singkat cuma 7 hari saja.

"Mereka anak-anak disabilitas sangat cepat beradaptasi apalagi tunarunggu belajarnya sangat cepat. Kita mengajak mereka berbaris serta berjalan, mereka sangat paham dengan kita untuk mengajarkan mereka untuk menggerakkan anggota tubuh mereka sangat paham," ungkapnya.

"Kita juga sangat bangga dengan adik-adik tunanetra ini, mungkin ini pertama kali adik-adik tunanetra membaca teks proklamasi dengan huruf braille dan di terjemahkan oleh adik kita yang tunarungu. Dia bukan mendengar dari sebelah tapi juga sama-sama membaca yang sama," sambung Ilham.

Kemudian Ketua KNPI Babel juga menambahkan bahwa pemimpin upacara kakinya cuma ada satu, dengan keterbatasannya namun dapat di pimpin dengan baik hikmat dengan gagah juga.

"Kami bangga ini pesan kami untuk seluruh Indonesia bahwa nasionalisme itu untuk semua dan ini adalah wujud Pancasila ke 5 kita terapkan di sini, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," paparnya.

Menurut Ilham, rasa kemerdekaan ini bukan saja hak kehidupan yang layak tapi berhak juga untuk bangga bahwa 17 Agustus adalah kemerdekaan dan mereka juga berhak untuk berbangga diri berkecimpung di tengah-tengah masyakarat dan mengibarkan sang merah putih di tengah-tengah masyarakat semua.

Sementara Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah mengapresiasi tinggi karena adanya suatu inisiatif dari KNPI Provinsi Babel mencoba mengangkat harkat dan martabat bangsa dengan menyamakan bahwa manusia semua sama.

"Sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan perayaan HUT RI ke-73 penuh dengan hikmat dan disiplin yang tinggi. Intinya adalah antara kita dengan yang satu dengan lainnya saling bersinergi, sebab ini merupakan tanggungjawab bersama," tuturnya.

Di samping itu, Fatah juga berharap semoga anak-anak bangsa ini dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri serta menunjang kemampuan mereka selama di bangku sekolah ke depannya, mampu menjadi dan bisa membesarkan kegiatan UMKM, sebagai seorang guru, dan sebagainya.

"Saya rasa hari ini cukup bangga dan sangat bahagia sekali, melihat kemampuan anak-anak tadi. Karena saya bisa melihat apa yang sangat diinisiatif oleh KNPI Provinsi Babel yang mendudukkan bahwa kita adalah sama yakni berdiri dan duduk yang sama," pungkas Wagub.(man)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top