Senang Injakkan Kaki di Pulau Bangka, AHY Terkesan dengan Alamnya

Senang Injakkan Kaki di Pulau Bangka, AHY Terkesan dengan Alamnya

Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BBC - Putra pertama mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendarat di Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada Senin 10 September 2018.
 
Tiba di Pangkalpinang, Pulau Bangka, Agus Harimurti Yudhoyono atau yang akrab disapa AHY langsung mengunjungi Museum Timah berada di Kota Pangkalpinang.
 
Agus mengatakan dirinya sangat senang bisa berkunjung ke Babel khususnya pulau Bangka dalam rangka temu kader partai Demokrat Babel, sekaligus mengunjungi sejarah wisata Museum Timah.
 
"Alhamdulillah ya akhirnya saya bisa menginjakkan kaki pertama kali di Pangkalpinang, Pulau Bangka. Sebenarnya saya sudah lama ingin berkunjung ke Babel dan ingin menikmati alam serta menyapa warga di sini. Namun, kali ini saya baru memiliki kesempatan," ujarnya kepada Wartawan di Pangkalpinang, Senin (10/9/18).
 
Rencananya rencana kerja di Pulau Bangka di perkirakan selama 3 hari, dengan kegiatan temu kader Demokrat Babel dan menghadiri peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah di Desa Kenanga, Kabupaten Bangka.
 
"Insya Allah saya berada di Babel Pangkalpinang, selama 3 hari 2 malam dengan menghadiri kegiatan bersama masyarakat dalam acara 1 Muharram 1440 H. Kebetulan saya juga di undang khusus oleh Bapak Erzaldi Gubernur Babel, dan juga akan bertemu dengan masyarakat Kenanga," tutur AHY.
 
Selain menghadiri kegiatan tersebut, Agus juga berencana ingin menikmati pemandangan alam wisata indah di Pulau Bangka. Sebab, selama ini hanya menyaksikan dari internet dan televisi akan  keindahan Bumi Serumpun Sebalai.
 
"Iya, mumpung saya berada di Babel rencananya saya akan melihat dan merasakan keindahan alam wisata pulau Bangka. Di sini terkenal akan wisata pantai dan kulinernya, senang banget jadi saya bisa menikmatinya secara langsung," imbuhnya seraya tersenyum.
 
Menurut AHY, Babel memiliki pemandangan alam yang sangat bagus. Tadi saja ketika melintasi jalan dalam perjalanan melihat lokasi sekitar ternyata cuacanya pun sangat mendukung, yang jelas sangat menikmati daerah Babel ini.
 
"Tak hanya itu, sesampainya di sini saya juga di ajak mengunjungi Museum Timah, dan mendengarkan langsung penjelasan Bapak Taufik sebagai pengelola Museum Timah ini. Pak Taufik menjelaskan tentang sejarah Babel, mengapa menjadi sumber utama explorasi timah dan perkembangan budaya selanjutnya," pungkasnya.(man)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top