Tanggapan AHY Soal Kader Demokrat Yang Bermain Dua Kaki di Pilpres 2019

Tanggapan AHY Soal Kader Demokrat Yang Bermain Dua Kaki di Pilpres 2019

Politik

PANGKALANBARU, BBC - Sejak awal partai Demokrat dinilai tidak total mendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019. Pasalnya terdapat sejumlah kader elite Demokrat yang mendukung pasangan petahana Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Kendati partai Demokrat diduga bermain dua kaki di Pilpres 2019 mendatang, Komandan Satgas Bersama Pemenangan Pilkada dan Pemilu 2019 Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono angkat bicara selepas acara HUT Demokrat ke-17 dan temu kader Demokrat se Provinsi Babel.

Menurutnya, terkait kader membelot itu relatif dan tidak yakin begitu banyak, yang jelas Demokrat itu adalah partai yang sangat demokratis.

"Kita ingin memberikan peluang kepada para kader menentukan sikapnya, tetapi memang secara kepartaian seyogyanya sesuai yang telah diputuskan majelis tinggi partai Demokrat bahwa dalam konteks pemilihan Pilpres 2019 mendatang, Demokrat berkoalisi mengusung paslon Prabowo-Sandiaga," ujarnya kepada sejumlah wartawan, Senin (10/9/18).

Dia menjelaskan, pengusungan partai Demokrat kepada pasangan calon Presiden Prabowo-Sandiaga itu adalah sikap resmi partai, tetapi tentunya sekali lagi dalam jumlah konstituen yang besar satu dua orang ingin ataupun menyeruakan hal yang berbeda.

"Dan saya pikir itu masih wajar-wajar saja, dan tidak hanya di Demokrat, silahkan nanti dilihat di partai-partai lain dan di negara-negara lain juga sama setiap konteksasi tinggi politik itu selalu ada perbedaan dan pandangan," tukas Agus.

Pria yang akrab disapa AHY tersebut itu juga menyampaikan bahwa di partai Demokrat terkait pandangan pendapat ada yang setuju dan tidak juga terlebih dalam sikap perbedaan partai di suara tersendiri itu sah-sah saja.

"Kader elite politik punya alasan dan pandangan sendiri menyoal pendapat demi memerhatikan masyarakat dan partai. Meski demikian kami tetap menjaga soliditas antar sesama kader dan saling menghormati perbedaan itu. Tetapi, terpenting kami akan fokus pada upaya pemenangan Demokrat di Pemilu 2019. Saya sebagai Komandan Kogasma memiliki misi agar bisa membangkitkan suara Demokrat mendatang," pungkasnya.(man)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top