Kejurda Billiard Babel 2018 Dibuka, Siap Lahirkan Atlet Ukir Prestasi di Kejurnas

Kejurda Billiard Babel 2018 Dibuka, Siap Lahirkan Atlet Ukir Prestasi di Kejurnas

Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BBC - Kejuaraan Daerah (Kejurda) Billiard Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) 2018 berlangsung di Goedang 99 Jln. Toni Wen Pangkalpinang, Babel hari ini resmi dibuka oleh Ketua KONI Babel.
 
Kejurda Biliard Babel akan berlangsung selama 2 hari dimulai Jumat 14 hingga 16 September 2018.
 
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bangka Belitung Elfandi mengatakan POBSI Babel mengadakan Kejurda Biliard, yang mana KONI Babel sangat mensupport setiap cabor minimal 1 kali dalam 1 tahun, sebab itu semacam agenda wajib.
 
"Alhamdulillah dengan adanya kegiatan olahraga Biliard ini, kita bisa menyeleksi para atlet-atlet Biliard di Babel khususnya, agar nanti bisa dikirim bertanding di Kejurnas ataupun laga internasional," ujarnya kepada BBC, Jumat (14/9/18).
 
Ia menyampaikan Kejurda Biliard itu wajib, sebab tanpa Kejurda pihaknya akan kesulitan membina ataupun mencari para atlet-atlet Biliard dari masing-masing Pengcab di Kabupaten/Kota di Bumi Serumpun Sebalai ini.
 
"Jadi saya rasa Kejurda itu wajib ya, karena tanpa Kejurda kita bisa membina atlet Biliard dari Pengcab di Kabupaten/Kota yang ada di Babel," tutur Elfandi.
 
Pasca Kejurda ini kata dia nanti para atlet akan dibawa ke Kejurnas supaya nanti tidak ada lagi atlet titipan, ataupun tiba-tiba muncul yang mengawakili Babel untuk ke level ke Kejurnas.
 
Sementara tegas Elfandi bagi Kabupaten yang tidak mengirimkan atlet mereka dalam Kejurda ini nanti akan kita kirim surat ke KONI Beltim, kenapa tidak mengirimkan atlet Biliard mereka. Apakah memang atletnya tidak ada atau pembinaannya tidak ada, namun untuk sanksi keras tidak ada, cuma adanya teguran saja.
 
Di samping itu Ketua Persatuan Olahraga Biliard Seluruh Indonesia (POBSI) Bangka Belitung (Babel) Riza Fahriansyah menyebutkan dalam Kejurda ini seharunya diikuti 6 Kabupaten dan 1 Kota, namun yang ikut dalam Kejurda ini cuma 5 Kabupaten dan 1 Kota, untuk atlet yang akan bertanding ada sekitar 33 atlet.
 
"Menyoal ada Kabupaten yang tidak mengirimkan atlet mereka di Kejurda, maka kita akan memberikan sanksi baik dari Pengprov POBSI maupun PB POBSI akan memberikannya. Untuk Kabupaten yang tidak ikut Kejurda, tidak akan kita ikut sertakan dalam Kejurnas nanti sebab itu konsekuensinya. Padahal kemarin telah kita sampaikan kepada pengurus POBSI Beltim," paparnya.
 
Diketahui setiap Kabupaten rata-rata mengirimkan atlet Biliard mereka di Kejurda Biliard Babel 2018, ada 6 sampai 7 atlet di antaranya 2 putri dan 5 laki-laki.
 
"Jadi saya berharap ke depannya dari Kejurda ini kita ingin melihat Biliard di Babel dapat mengukir prestasi dengan mendapatkan medali di tingkat daerah nasional maupun internasional," imbuh Riza.
 
"Karena kita tau pada zaman dulu atlet Biliard terpopuler nasional itu pak Kengpeng seorang atlet dari Babel. Semoga ke depan kita bisa melahirkan atlet-atlet Biliard berprestasi dari Babel khususnya," harapnya.(man)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top