Gandeng APPSI, Bukalapak Bangun UKM di 34 Provinsi Indonesia

Gandeng APPSI, Bukalapak Bangun UKM di 34 Provinsi Indonesia

Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BBC - Salah satu e-Commerce online marketplace Bukalapak berusaha mewujudkan komitmen untuk berkontribusi membangun Indonesia. Berbekal semangat kolaborasi dan gotong royong yang dimiliki oleh Bukalapak.
 
Pasar daring terkemuka di Indonesia tersebut menyambut baik dan mendukung kegiatan rangkaian Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur di Indonesia yang dilehat oleh Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).
 
Bukalapak ingin berkolaborasi bersama jajaran pemerintah di 34 provinsi di seluruh Indonesia untuk mewujudkan komitmen dalam mendorong pertumbuhan UKM di seluruh Indonesia.
 
Co-Founder & President Bukalapak
Fajrin Rasyid mengatakan Bukalapak dengan semangat kolaborasi dan gotong royong ingin terus berkontribusi untuk Indonesia dalam pemerataan ekonomi masyarakat. Bukalapak mendukung kegiatan Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur di Indonesia ini karena memiliki cita-cita yang sama dengan kami yaitu untuk menaik kelaskan UKM di seluruh Indonesia. 
 
Maka dari itu lanjutnya, Bukalapak bersama APPSI melangkah bersama mengeksplorasi keunggulan setiap provinsi untuk membangun Indonesia menjadi lebih maju.
 
"Saat ini sebanyak lebih dari 4 juta UKM telah bergabung di Bukalapak, ditambah dengan jumlah pengguna yang mencapai 50 juta di seluruh Indonesia. Bukalapak juga besar oleh komunitas pelapak yang tersebar di lebih dari 100 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia," ujarnya melalui Rillis, Selasa (25/9/18).
 
Untuk itu kata Fajrin Bukalapak melihat pemerintah telah secara konsisten melakukan pembangunan infrastruktur untuk mendukung optimalisasi teknologi digital dan penerapan roadmap ekonomi digital di Indonesia. Bukalapak selalu mengoptimalkan pemanfaatan kemajuan teknologi digital untuk memberikan solusi kepada kebutuhan masyarakat.
 
"Bagi Bukalapak, optimalisasi pemanfaatan teknologi ini tentunya diharapkan dapat membantu menaik kelaskan UKM di Indonesia serta membangun Indonesia yang lebih baik lagi," ungkapnya.
 
Kendati demikian, upaya kolaborasi di Provinsi Babel kata Fajrin disambut baik oleh Pemprov Babel yaitu Sekda Babel, Yan Megawandi. Bukalapak berharap upaya untuk mendorong kemajuan para UKM di Babel mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah setempat.
 
"Babel ini kan merupakan salah satu provinsi dengan jumlah produk kreatif yang cukup banyak dengan jumlah pelapak mencapai lebih dari 2 ribu pelapak. Saat ini di Babel sudah ada Komunitas Bukalapak yang siap mewadahi para pelapak di Babel dan sekitarnya untuk bersama memajukan bisnis para anggotanya," jelasnya.
 
Angka ini seharusnya, disebutkan Fajrin dapat didorong untuk terus bertumbuh sehingga semakin banyak UKM di Babel yang go digital. Bukalapak menyadari bahwa para UKM di seluruh Indonesia harus mulai meningkatkan kapasitas mereka untuk menghadapi kompetisi yang semakin kuat.
 
"Untuk itu, kami selalu melakukan pembinaan pada pelapak-pelapak kami khususnya yang tergabung dalam Komunitas Bukalapak. Kami ingin menaik kelaskan para pelapak Bukalapak agar memberikan performa terbaik kepada para pembeli," paparnya.
 
Sementara Corporate Communication Manager Bukalapak Evi Andarini menyampaikan pihaknya secara konsisten membangun sistem dan teknologi yang dapat membantu berbagai macam UKM yang di seluruh Indonesia dan diharapkan dapat memberikan berbagai benefit yang dapat membantu para UKM untuk meningkatkan usaha mereka.
 
"Kami saat ini sedang membangun sebuah teknologi yang dapat mengintegrasikan jutaan UKM di Indonesia, di mana kami percaya akan memberikan sebuah keuntungan yang sangat baik bagi para UKM di seluruh Indonesia dan juga memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat Indonesia. Kami yakin teknologi yang sedang kami bangun ini akan memberikan gebrakan yang sangat luar biasa bagi masyarakat Indonesia dan UKM," tukasnya.
 
Sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di Indonesia, Bukalapak berharap mendapatkan sambutan yang baik di provinsi-provinsi selanjutnya yang akan didatangi.
 
"Sehingga dengan semakin kuatnya dukungan yang didapat untuk pengembangan UKM di Indonesia, maka kita bisa secara bersama-sama mewujudkan percepatan pemerataan perekonomian di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi," pungkas Evi seraya optimis.(rls)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top