HUT ke 63, Direktorat Lalu Lintas Polda Babel Ajak Masyarakat Gowes Sehat

HUT ke 63, Direktorat Lalu Lintas Polda Babel Ajak Masyarakat Gowes Sehat

Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BBC - Meriahkan HUT Korps Lalu Lintas ke-63 tahun 2018, ratusan pecinta Gowes dari berbagai daerah di provinsi Bangka Belitung (Babel) memenuhi Taman Bhaypark Polda Kepulauan Babel.
 
Dalam kegiatan diikuti Kapolda Babel Brigjen Pol Syaiful Zachri, Brigjen Pol Daniel Pasaribu, Pejabat Utama Polda Babel, Danrem 045/Gaya Kolonel Inf Arif Abdurahman, Forkopimda Babel, Jasa Raharja, personil Polda dan Polres Jajaran serta dari instansi terkait.
 
Dirlantas Polda Babel Kombes Pol Dwi Asmoro mengatakan dalam rangka memperingati HUT Polantas ke-63 tahun 2018, kegiatan ini sebagai bentuk mengajak masyarakat untuk hidup sehat karena dengan bersepeda maka tubuh akan sehat dan bugar.
 
"Kita mengajak masyarakat untuk menggunakan transportasi yang menyehatkan karena kesehatan ini sangatlah penting, untuk itu. Marilah sama-sama kita menjaga kesehatan tubuh kita dengan berolahraga seperti kegiatan yang kita laksanakan," ujarnya di Bhay Park Polda Babel, Rabu (3/10/18).
 
HUT Polantas mengangkat tema Semangat Promoter Polantas Mengimplementasikan Road Safety melalui E-Policing menuju Zero Accident ini diisi dengan acara senam bersama, pemotongan Nasi Tumpeng, pemberian penghargaan kepada 3 Satlantas terbaik Semester 1 2018.
 
"Selain itu kita juga lakukan pemberian tali asih bagi korban laka lantas serta pembagian doorprize hadiah bagi pecinta gowes yang telah mengikuti dan memeriahkan HUT Polantas ke-63," ungkap Dirlantas.
 
Terkait kegiatan syukuran hari lalu lintas Bhayangkara ke-63 lanjut Dwi, Polda Babel khususnya jajaran Direktorat Lalu Lintas melakukan kegiatan peringatan HUT Lalu Lintas 63.
 
Sementara itu, Kapolda Babel Brigjen Pol Syaiful Zachri mengatakan pihaknya sangat berterimakasih kepada seluruh Stakeholder yang berkaitan dengan lalu lintas seperti Pemprov, Pemda, Jasa Raharja, serta unsur terkait yang sudah bekerjasama dalam bidang lalu lintas.
 
"Khususnya untuk mencapai target keselamatan dan keamanan berlalu lintas. Kita tau bahwa target utama adalah Zero Accident dan juga mengurangi angka kematian lalu lintas," jelasnya.
 
Kapolda juga menjelaskan, perlu adanya kerjasama dari peneliti baik itu soal sarana dan prasarana jalan, transportasi sendiri, atau akibat kejadian banyak human eror. 
 
"Perlu kita evaluasi dan juga kita tambahkan dengan teknologi yang mendukung untuk kelancaran tugas anggota lantas sehingga target tadi bisa tercapai. Untuk memenuhi tersebut, tentunya harus ada bantuan dari seluruh masyarakat. Karena dari evaluasi kita, kebanyakan kecelakaan itu karena human eror," paparnya.
 
"Akibat kelalaian atau pun juga tidak patuhnya masyarakat dalam mentaati peraturan lalulintas," tambah Syaiful.
 
Selain itu, Polda Babel juga merilis program TSM (Transportasi Sehat Merakyat) adalah transportasi tanpa BBM, dan tanpa juga merusak lingkungan, tanpa polusi. "Makanya kita kembali untuk bersepeda untuk rakyat di samping sehat di samping itu ramah lingkungan," ucapnya.
 
Selain itu kata Syaiful, anggota lantas juga akan dibekali sistem keamanan tambahan untuk menghindari ancaman teror dari kelompok kelompok radikal. Kita tau masih ada juga kelompok-kelompok radikal yang mencari sasaran pada anggota polri yang lengah, dan itu polisi yang berada di lapangan.
 
"Dan paling rawan itu anggota yang berada di lapangan, sebab mereka yang paling banyak terlihat di lapangan adalah anggota lalu lintas. Maka itu harus waspada dan mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan dengan menggunakan 
Light jacket, yang dikombinasikan dengan tanda-tanda keselamatan, supaya mereka juga terhindar dari kejahatan," pungkas Kapolda.(man)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top