Bantuan Warga Babel untuk Palu-Donggala Terus Mengalir ke PWI
Ketua PWI Babel, M. Faturakhman menerima bantuan dari masyarakat Kundi Bangka Bangka Barat Rabu (3/10/18) malam di posko kemanusiaan PWI Babel.(foto-ist)

Bantuan Warga Babel untuk Palu-Donggala Terus Mengalir ke PWI

Nasional

PANGKALPINANG, BBC - Setidaknya hingga Kamis (4/10/18) siang, ribuan lembar pakaian layak pakai terus mengalir ke Posko Kemanusiaan yang bentuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Babel. Padahal Posko yang mengambil tempat di kantor PWI Babel jalan Sudirman tersebut baru dibuka Rabu (3/10/18) pagi. Namun memasuki hari kedua Posko di buka, antusiasme warga Babel, khusunya Pangkalpinang terus mengalir.

“Terutama sekali bantuan berupa pakaian layak pakai, itu yang banyak disalurkan warga. Karena mungkin karena informasi yang didapat dari berbagai media nasional memperlihatkan kondisi yang sangat memprihatin kan khususnya masalah pakaian salah satunya, karena seperti kita ketahui juga bahwa masyarakat yang menjadi korban bencana gempa dan tsunami hari ini hanya menyisakan baju di badan. Alhamdulillah yang kita perkirakan hari ini sudah ada ribuan lembar baju layak pakai yang sudah kita collect,” jelas Nico Alpiandy selaku Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Babel.

Tak hanya itu Dana yang masuk melalui rekening peduli yang dibuka PWI pun juga terus mengalir dari berbagai donator. Menurut Nico lagi, rencananya dana tersebut akan dibelikan kebutuhankebutuhan seperti obat-obatan serta makanan yang juga saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat korban bencana di Sulawesi Tengah.

“Untuk dana bantuan yang masuk ke rekening peduli kami rencanannya akan kita belikan keparluan lain saat tiba di Makasar atau Surabaya nanti. Oleh karena itu mengingat masih banyaknya kebutuhan para korban bencana, kami terus menghimbau dan mengajak warga untuk bersama-sama mengulurkan tangan meringankan derita warga palu dan Donggala. Untuk PWI sendiri donatur dapat menyalurkan bantuan melalui nomor rekening Bank Mandiri dengan nomor 169-000-310-7874 atas nama Nico Alpiandy. Mari kita bantu saudara-saudara kita di Sulteng,” tutup Nico.(dhi)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top