Gelar Istighosah, TNI Doakan Donggala Palu dan Keselamatan Bangsa

Gelar Istighosah, TNI Doakan Donggala Palu dan Keselamatan Bangsa

Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BBC - Dalam rangka memperingati hari jadi Tentara Negara Indonesia (TNI) ke-73 tahun 2018, menggelar istighosah atau doa bersama untuk Donggala, Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan keselamatan bangsa.
 
Acara yang berlangsung di lapangan Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel), pada Senin (8/10/18) petang.
 
Danrem 045/Gaya Kolonel Inf Dadang Arif Abdurahman mengatakan seyogyanya hari ini adalah dilaksanakan panggung prajurit untuk menghibur seluruh prajurit yang ada di wilayah Babel. Namun, mengingat Indonesia sedang mengalami musibah bencana alam di wilayah Lombok NTB, dan Donggala, Palu, Sulteng beberapa waktu lalu.
 
"Kita tau saat ini negeri kita lagi diterpa musibah gempa di Lombok. Gempa dan tsunami terhadap saudara-saudara kita di Donggala, Sigi, Palu, Parigi Moutong. Akhirnya kesepakatan bersama TNI AU, AL jadi panggung hiburan prajurit, kita ganti dengan acara istighosah mendoakan keselamatan bangsa dan negara," ujar Danrem dalam sambutannya di ATM Pangkalpinang, Senin (8/10/18) petang.
 
Dia menjelaskan kegiatan ini juga dalam rangka mohon ampun kepada Allah SWT khususnya di Babel supaya dijauhkan dari segala macam bencana alam. Semoga, adanya musibah ini menjadikan semua elemen masyarakat kembali bersatu dan ingat selalu kepada sang Pencipta.
 
"Istighosah doa bersama memohon ampun kepada yang Maha Kuasa, mudah-mudahan tempat kita (Babel-red), tidak dilanda bencana alam. Sekaligus, kita juga berharap dapat menjunjung tinggi profesionalisme TNI bersama rakyat," jelas Dadang.
 
Sejatinya kata dia dalam menangani korban bencana alam, pengerahan personil dan alutsista untuk memberikan pertolongan pertama, evakuasi, menyalurkan bantuan, memberikan pengamanan, serta memulihkan sarana dan prasarana dilakukan secara bertahap.
 
"Kita TNI bersama-sama berbagai komponen bangsa lainnya telah bekerja bahu membahu meringankan beban, yang diderita saudara-saudara kita di daerah terdampak gempa. Apa yang dilakukan TNI di lokasi bencana, baik pengerahan personil maupun alutsista adalah sebagian dari bentuk profesionalisme TNI kepada rakyat," tutur Danrem.
 
Alhasil dalam penanganan ini kata Dadang menjadi indikator tingginya kecintaan dan besarnya harapan masyarakat Indonesia kepada TNI, dalam membantu menyelesaikan berbagai permasalahan dan kondisi yang terjadi saat ini.
 
"Kita patut bersyukur dan bangga atas tingkat kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia kepada TNI sebagai institusi negara. Untuk itu, marilah kita jadikan kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian kita kepada masyarakat, bangsa dan negara," pungkasnya.
 
Dalam acara istighosah tersebut turut di hadiri Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Danrem 045/Gaya Kolonel Inf Dadang Arif Abdurahman, Kapolda Babel Brigjen Pol Syaiful Zachri, Kajati Babel Aditya Warman, Kasi Ops Basarnas Kornelius, Danlanal, Danlanud, Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.(man)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top