Pemilu 2019, BEM IAIN SAS Minta Kapolri dan Jajaran Fokus Layani Masyarakat

Pemilu 2019, BEM IAIN SAS Minta Kapolri dan Jajaran Fokus Layani Masyarakat

Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BBC - Dalam menghadapi pesta demokrasi pada Pemilu 2019 mendatang, BEM IAIN SAS  Bangka Belitung (Babel) bersama penegak hukum, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat terus menjaga stabilitas kamtibmas di Provinsi Kepulauan Babel.
 
Pasalnya, melihat berbagai macam fenomena yang terjadi di Indonesia baik hubungan dengan informasi yang positif maupun negatif berkenaan dengan Pileg dan Presiden, tuduhan-tuduhan ke berbagai pihak yang saling menjatuhkan.
 
"Seperti adanya isu pengrusakan barang bukti (barbuk) seperti yang dihembuskan oleh sejumlah pihak yang dapat mengganggu hubungan sinergitas antara Polri dengan KPK," ujar Ketua BEM IAIN SAS Babel Tabrozi, Rabu (17/10/18).
 
Kemudian, lanjut dia muncul isu wacana agar Kapolri diganti, merupakan hal tendensius. Terlebih, isu itu muncul di tengah kinerja dan prestasi Polri yang apik. Yang telah mengungkap hoak Ratna Sarumpaet, yang membuat masyarakat kembali sadar dan tenang.
 
"Ditengah kinerja yang bagus, mari dukung bersama-sama agar ke depan Polri semakin baik lagi, maka kami dari BEM IAIN SAS Babel menyatakan sikap meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan jajarannya tetap fokus bekerja, melayani dan mengabdi untuk masyarakat, dan tidak terganggu isu tersebut," papar Tabrozi.
 
Tak hanya itu, dia juga menjelaskan harus berkomitmen bersama dengan aparat penegak hukum dan pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda untuk menjaga stabilitas keamanan di Bumi Serumpun Sebalai ini.
 
"Membantu untuk menjelaskan kepada masyarakat tentang isu-isu yang tidak benar yang berkembang di tengah masyarakat agar tidak terprovokasi, dan salah dalam mengambil tindakan dan tidak saling fitnah," jelasnya.
 
"Kita bersama-sama, siap mengedukasi masyarakat untuk tidak langsung percaya terhadap informasi maupun kejadian yang datang serta kegiatan-kegiatan yang bersifat anarkis dan memecah belah bangsa," pungkas Tabrozi.(rls)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top