Pemkab Bangka Jalin Kerjasama Bank BRI Dalam Pembayaran PBB

Pemkab Bangka Jalin Kerjasama Bank BRI Dalam Pembayaran PBB

Bangka

SUNGAILIAT, BBC - Pemerintah kabupaten Bangka untuk meningkatan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) diantaranya melalui Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB ) menandatangani kerjasama dengan Bank BRI dalam memberikan kemudahan pelayanan kepada wajib pajak khususnya dalam pembayaran PBB.

Penandatangan kerjasama itu dilakukan dalam penarikan undian Simpedes BRI cabang Sungailiat, Rabu ( 17/10 ) di Riau Silip.

Kesempatan itu Bupati Bangka Mulkan mengatakan, dengan jalinan kerja sama antara Pemkab Bangkan dengan Bank BRI akan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam membayar PBB, sehingga masyarakat yang berada di desa tidak ada lagi yang terlambat membayar PBB.

"Bila terlambat dalam membayar PBB akan dikenakan denda, karena itu dengan kerjasama ini masyarakat tidak ada lagi yang terlambat membayar PBB dan tidak dikenakan denda,” kata Mulkan.

Dipilihnya kerjasama dengan Bank BRI , menurut Bupati Bangka Mulkan karena pelayanan yang diberikan di unit - unit yang ada sudah berada dingga di tingkat desa.

"Saya memberikan apresiasi kepada Bank BRI terutama kepedulian kepada masyarakat di perkotaan dan pedesaan.yang memberikan kemudahaan khususnya masyarakat yang berada di desa,” ujarnya.

Pelayanan perbankan hingga ke desa telah dilakukan Bank BRI hampir diseluruh kecamatan di kabupaten Bangka.Diharapkan Bupati Bank BRI dapat mengembangkan unit - unitnya di 8 kecamatan di kabupaten Bangka.

"Kalau bisa tahun 2019 dapat dikembangkan unit di kecamatan Bakam,” katanya.

Menurut Mulkan banyak kontribusi Bank BRI yang telah diberikan kepada masyarakat terutama kepada masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang banyak nasabahnya yakni masyarakat di pedesaan. Masyarakat yang tinggal di desa di kabupaten Bangka sudah menggunakan jasa perbankan, karena dekatnya pelayanan yang diberikan hingga.

Diungkapkannya, sekarang ini sudah ada bank di tingkat pedesaan yang telah dikenal masyarakat dan masyarakat telah menggunakan jasa perbankan.

"Masyarakat dulunya kalau dapat duit disimpan di bawah kasur ataupun dibawah bantal, tapi sekarang tidak lagi menyimpanya sudah di bank,” ungkap Mulkan.

Diakui Bupati Bangka saat ini tingkat perekonomian masyarakat menurun disebabkan turunnya harga kelapa sawit, “ saya akan memanggil pelaku - pelaku usaha kelapa sawit untuk menanyakan penyebab menurunnya harga kelapa sawit jangan sampai ekonomi rakyat kita terus menurun,” tuturnya.

Bupati Bangka Mulkan mengajak masyarakat gemar menabung agar dapat menyisihkan pendapatan yang diterima, sehingga penggunaan keuangan dapat terkontrol dengan baik.

"Manfaat uang yang disimpan melalui tabungan di bank, bila ada kesulitan keuangan khususnya untuk membiayai anak sekolah dapat dipergunaan simpanan itu sebagai cadangan keuangan dalam keluarga,” tambah Bupati.

Penandatangan kerja sama antara Bank BRI dengan Pemkab Bangka juga disaksikan kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka serta Bupati Bangka menggunakan pelayanan yang diberikan Bank BRI dalam penyaluran infaq dan sadaqoh yang menyasar generasi muda yakni Infaq Milenial.(Rus/Humas) 

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top