Polisi Ringkus Dua Pengedar dan Sita Puluhan Paket Sabu

Polisi Ringkus Dua Pengedar dan Sita Puluhan Paket Sabu

Kriminal

PANGKALPINANG, BBC - Dalam waktu kurun waktu 24 jam, Tim Cobra Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berhasil mengamankan puluhan paket narkoba jenis sabu di wilayah hukum Bangka Belitung.

Selain menyita barang haram tersebut, petugas juga menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba yakni JE alias AF (38) diringkus polisi di Desa Mangkol Dusun Suka Damai, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Selasa (23/1018) pukul 21.16 WIB.

Polisi juga berhasil mengamankan pelaku lainnya KZ alias FI (36) berhasil dibekuk aparat di Jalan Raya Kenanga, Sungailiat, Kabupaten Bangka sekitar pukul 22.30 WIB.

Direktorat Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Babel, Kombes Pol Suhirman memalui Kabid Humas AKBP Abdul Mun'im mengatakan, dalam waktu satu hari sebanyak puluhan paket narkoba jenis sabu berhasil disita dari tertangkapnya  pelaku.

"Dari tangan pelaku pertama kami menyita sebanyak 21 paket narkotika diduga jenis sabu seberat 10,64 gram. Sedangkan dari pelaku kedua berupa tiga paket sabu seberat 19,41gram," ujarnya kepada wartawan Rabu, (24/10/18).

Tak hanya sabu lanjut Kabid Humas penyidik juga menyita barang bukti lain dari kedua pelaku, seperti satu unit timbangan digital, alat hisap bong, smartphone, dan lainnya. Mereka kena tindak pidana peredaran narkoba sesuai UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. 

"Kami juga amankan barbuk lainnya yakni satu unit timbangan, satu buah kemasan kaleng, dua unit handphone, satu buah kemasan ice cream, tiga buah pirek dari pelaku JE. Dari tangan pelaku KZ disita satu unit handphone, satu bungkus coffemix, satu unit timbangan digital berwarna silver, dua buah sedotan skop, satu paket bong, dan satu buah pirek kaca," jelasnya.

Dia menyampaikan penyidik mengenakan pelaku dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Untuk Pasal 114 ayat (1) ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, dan Pasal 112 ayat (1) ancaman pidananya paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

"Diketahui peran kedua pelaku yaitu diduga memiliki sekaligus menjual narkoba jenis sabu tanpa izin," pungkas Dirresnarkoba Polda Babel tersebut.(asn)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top