HMI Cabang Babel Ajak Semua Pihak Cegah Berita Hoax dan Aksi Provokatif

HMI Cabang Babel Ajak Semua Pihak Cegah Berita Hoax dan Aksi Provokatif

Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BBC - Melihat kondisi dan perkembangan informasi kebangsaan yang saat ini semakin marak beredar di tengah-tengah masyarakat, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangka Belitung Suriadi langsung angkat bicara. 
 
Berbagai perkembangan yang terjadi saat ini, menurutnya, suatu tindakan yang rata-rata berkaitan dengan kepentingan dan isu politik menjelang 2019. 
 
Dikatakan Suriadi, pada tahun politik atau pesta demokrasi seperti saat ini, memang terkadang begitu kejam. Dan tidak jarang persaudaraan antar sesama dan persatuan masyarakat dan bangsa pun turut menjadi korban dan semuanya menjadi tergadaikan. 
 
"Kita jangan sampai ikut andil dalam isu-isu perpolitikan yang dapat memecah-belah, karena semua hal yang terjadi di Indonesia pada saat ini, baik dari gerakan massa, informasi hoax di media sosial ada kaitannya dengan kepentingan politik di 2019," ungkapnya, Rabu  (31/10/18). 
 
Selain itu kata Suriadi, untuk saat ini, semua berbicara tentang Pancasila, Kebhinekaan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Falsafah, Agama dan lain-lain.
 
Ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Babel untuk bersama-sama menjaga kekondusifan dan keamanan negara dan bangsa. Para elit politik, semestinya betul-betul bisa menjadi figur dan teladan yang baik di tengah kegelisahan masyarakat pada saat ini. 
 
"Hak demokrasinya masing-masing dan kita saat ini sangat membutuhkan figur yang mampu menjadi contoh baik, bukannya malah memprovokatif. Karena menjaga keamanan Negara dan keutuhan Bangsa, bukan hanya tugas Polri dan TNI tetapi ini semua merupakan tugas kita bersama sebagai warga negara Indonesia demi menjaga keamanan dan kedamaian Bangsa Indonesia," jelasnya.
 
Untuk itu, dia pun mengharapkan kelompok-kelompok gerakan OKP atau Ormas jangan mengiring opini dengan kepentingan tertentu, sehingga malah menebar kebencian yang memancing perpecahan di masyarakat. 
 
"Saya berharap masyarakat harus lebih jeli, memilih dan memilah informasi dan ajakan yang bermuara pada kepentingan politik kelompok tertentu, setidaknya tidak menyebarkan isu hoax dan aksi provokatif," pungkasnya.(rls)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top