Pengelolaan Keuangan Daerah Harus Dikelola Dengan Baik

Pengelolaan Keuangan Daerah Harus Dikelola Dengan Baik

Bangka

SUNGAILIAT, BBC - Pengelolaan keuangan daerah sangatlah penting dikelola dengan baik, tepat sasaran, berdaya guna dan tepat guna yang berbasis kinerja.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Bangka, Mulkan, S.H.,M.H., ketika membuka kegiatan Forum Diskusi pengelolaan keuangan daerah di Operational Room (OR) Bina Praja Setda Bangka, Jalan A. Yani, Jalur Dua, Sungailiat, Rabu (7/11/2018). "Pengelolaan keuangan sangat penting dikelola dengan baik, tepat sasaran, berdaya guna, tepat guna dan berbasis kinerja," ungkap Bupati Bangka.

Dikatakan orang nomor satu di Kabupaten Bangka itu lagi, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bangka agar mempercepat pelaksanaan program-program yang belum terealisasi dan menunda dulu perjalanan dinas keluar daerah dalam beberapa hari untuk mengurus program-program yang belum dilaksanakan.

Mengenai laporan keuangan ditegaskan Bupati Bangka bahwa OPD harus melaporkan ke Bupati Bangka Cq. BPKAD Bangka paling lambat tanggal 20 Januari 2019 karena pada minggu ketiga di Bulan Januari 2019, tim BPK sudah masuk untuk melakukan pemeriksaan. "Minggu ketiga Januari 2019, BPK sudah melakukan pemeriksaan untuk menentukan opini laporan keuangan kita dan kita sangat berharap kembali mendapatkan opini WTP," jelas Bupati Bangka.

Kegiatan tersebut juga adalah salah satu langkah strategis dalam rangka merespon tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan dengan harapan dapat meningkatkan kapasitas, kompetensi, profesional aparatur pengelolaan keuangan daerah dalam menjalankan peran dan fungsinya sehingga kinerja pengelolaan dan penatausahaan keuangan senantiasa konsisten dengan mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kegiatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat meningkatkan kinerja dan selalu konsisten dengan tata kelola keuangan yang baik dan benar," harap Mulkan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, Masnoni, dalam laporannya mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan itu adalah untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah serta mencari solusi dari setiap permasalahan akibat dari perubahan peraturan baik terkait dengan penatausahaan keuangan daerah yaitu memberi manfaat kepada PPK-OPD dan bendahara pengeluaran OPD antara lain tentang penatausahaan administrasi keuangan dan aset, aplikasi SIMDA, transaksi non tunai, dan penyampaian laporan keuangan tepat waktu.

"Peserta diikuti oleh pejabat penatausahaan keuangan dan bendahara pengeluaran OPD yang berasal dari 37 OPD berjumlah 74 orang dan forum diskusi akuntansi dan pelaporan keuangan daerah berjumlah 74 orang, serta Forum diskusi pengelolaan dana hibah diikuti 40 penerima dana hibah tahun 2018 dengan narasumber dari Inspektorat Bangka, Bagian Kesra Setda Bangka, dan BPKAD," jelas Masnoni.

Dalam pembukaan kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pj. Sekda Bangka, H. Akhmad Mukhsin, Kepala BPKAD, Iwan Hindani, dan para kepala OPD di lingkungan Pemda Bangka. (Edo/Foto : Hendra/Humas)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top