HMI Kunjungi KPU Babel, Ini yang Dibahas

HMI Kunjungi KPU Babel, Ini yang Dibahas

Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BBC - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bangka Belitung, Kamis (3/1/2019) bersilaturahmi ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Babel menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.
 
Silaturahmi HMI tersebut dalam rangka siap ikut andil dalam mengawal Pemilihan Umum (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) agar berjalan aman dan damai.
 
Ketua Umum HMI cabang Babel, Suriadi mengatakan kedatangan dirinya dan kawan-kawan diterima langsung oleh ketua KPU Babel, Davitri.
 
Dikatakannya, peran pemuda, khususnya HMI harus sebagai motor penggerak kaum pemuda untuk menyuarakan politik bersih dan pandai memilih seorang pemimpin.
 
"Pada 17 April nanti, kita akan memilih seorang pemimpin sebagai wakil rakyat yang selama lima tahun akan membuat kebijakan-kebijakan harus pro-rakyat. Maka dari itu, sebagai pemuda harus cerdas dalam memilih dan kami juga siap mengawal pesta demokrasi 2019," kata Suriadi.
 
Dirinya menjelaskan, HMI sejak awal bediri selalu kokoh dan konsisten memperjuangkan nasib umat dan bangsa. 
 
Demikian juga, HMI akan menjadi garda terdepan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman yang akan terjadi. 
 
"Semangat HMI adalah mengawal dan menjaga kedaulatan bangsa, serta memastikan kebutuhan dari berbagai sektor dapat terpenuhi demi mewujudkan keadilan sosial dan keadilan ekonomi masyarakat Indonesia," jelasnya.
 
Dirinya selaku kader HMI, juga harus menjaga independensi dalam menghadapi momentum pesta demokrasi.
 
Lebih lanjut dia menambahkan, pengawalan yang dilakukan HMI juga akan berkoordinasi dengan Bawaslu Babel demi kelancaran dan kesuksesan Pilpres dan Pileg 2019.
 
"Hal yang paling dasar dalam Pilpres nanti bukan hanya soal perebutan kekuasaan, tetapi komitmen seorang pemimpin dalam menyongsong ketertinggalan dengan kota lain. HMI optimis Pilpres kedepan akan melahirkan sosok pemimpin yang kredibel dan sesuai dengan harapan rakyat," paparnya.(rls)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top