ASN Babel Berikrar, Catat! Ini Isi-isinya

ASN Babel Berikrar, Catat! Ini Isi-isinya

Pangkalpinang

PANGKALPINANG - Ikrar sebagai sikap mendukung Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, sekaligus menolak segala bentuk kampanye pada pesta demokrasi tersebut dibacakan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel).

Disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah saat memimpin Upacara, Senin (1/4) kemarin, ikrar yang berisi enam poin pernyataan sikap ASN. "Ikrar yang dibacakan oleh seluruh ASN ini merupakan deklarasi yang harus dipegang teguh oleh seluruh ASN, khususnya di lingkup Pemprov Babel demi menyukseskan Pemilu 2019," ujarnya.

Menurut Abdul Fatah, netralitas adalah suatu keharusan untuk ASN tidak berpihak ke kiri dan kanan para calon maupun partai. Tetap berdiri teguh di tengah-tengah semua golongan, karena tugas ASN hanyalah melayani masyarakat, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kita harap pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2019, berjalan dengan suasana aman, damai dan tenang, tanpa adanya konflik yang terjadi di masyarakat, mulai dari sebelum berlangsungnya pemilihan hingga selesainya Pemilu Serentak 2019," ujarnya.

Tercantum enam point yang diikrarkan ribuan ASN Pemprov Babel yakni yang pertama mendukung suksesnya Pemilu dan Pilpres serentak Tahun 2019 demi terwujudnya sistem Pemerintahan Presidensil yang semakin efektif berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Kedua, menolak segala bentuk kampanye yang bermuatan kebencian, fitnah dan ujaran yang bermuatan SARA serta hoax. Ketiga, mendukung serta mendorong kampanye yang bermartabat dan beretika, serta lebih mengedepankan adu program, adu konsep dan adu gagasan sebagai bagian dari pendidikan politik yang bermartabat.

Point keempat, menjaga netralitas dan profesionalitas ASN dalam menyalurkan hak dan kewajiban politiknya secara bertanggung jawab. 

Point kelima, mengajak seluruh Warga Negara Republik Indonesia (WNI) untuk menggunakan hak pilihnya secara demokratis pada tanggal 17 April 2019, demi terwujudnya  pembangunan nasional yang berkelanjutan untuk 5 tahun ke depan, serta terwujudnya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan Masyarakat Indonesia, serta.

Dan point keenam, mendukung tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berazaskan Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. Ikrar tersebut merupakan suatu kekuatan dan keinginan teguh, bulat untuk menjaga cipta suasana, dalam menjaga pelaksanaan Pemilihan Presiden, Wakil Presiden dan juga Pemilihan Anggota Legislatif dalam suasana kondusif dan damai di daerah.(mia/rel)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top