Terjun ke Jurang 80 Meter, 26 Penumpang Bus Sriwijaya Tewas
Tim SAR Gabungan TNI-Polri dan Pol PP serta Tagana, termasuk masyarakat setempat terus berusaha mengevakuasi para korban kecelakaan maut Bus Sriwijaya rute Bengkulu-Palembang pada Senin (23/12) jelang tengah malam. (foto-netizen)

Terjun ke Jurang 80 Meter, 26 Penumpang Bus Sriwijaya Tewas

Nasional

PAGARALAM-BBC - Hingga Selasa (24/12) siang, sebanyak 26 penumpang dikonfirmasi meninggal dunia pasca kecelakaan maut Bus Sriwijaya di Tikung Lematang Kecamatan Dempo Kota Pagaralam Sumatera Selatan Senin (23/12) malam tadi. Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) rute Bengkulu-Palembang tersebut terjun ke jurang sedalam lebih kurang 80 meter setelah sempat menabrak pembatas bibir jurang. Dugaan sementara dari pihak kepolisian, Bus bernopol BD 7031 AU yang disopiri oleh Very ini mengalami rem blong sehingga hilang kendali pada kondisi jalan yang memang dikenal berbahaya tersebut.

Demikian dikutip dari betvnews.com. dan lingggaupos.com. Sedangkan sebanyak 13 orang dinformasikan selamat, dengan kondisi cedera yang cukup serius. Tim SAR Kabupaten Pagaralam sendiri hingga berita ini dirilis, belum bisa mengkonfirmasi identitas para korban yang tewas dalam kecelakaan maut tersebut. Belum diketahui secara pasti waktu kecelakaan terjadi. Informasi dari warga net menyebutkan kehebohan baru diketahui saat ramainya lalu lalang ambulans sekitar pukul 00.30 tengah malam mengevakuasi korban ke RSUD Basemah, informasi dari warga net pun lalu lalang dengan cepat. Tak berselang lama lokasi kejadian pun sudah ramai oleh warga kecamatan Dempo untuk kemudian bergabung dengan tim SAR gabungan yang sedang melakukan pengamanan TKP.

Informasi yang dihimpun Bus Ekonomi jenis Mitsubishi Fuso tersebut bertolak dari Bengkulu Senin (23/12) petang. Dari Bengkulu, Bus milik PO yang telah telah puluhan tahun melayani rute Bengkulu Palembang ini berdasarkan manivest membawa sebanyak 27 orang, dalam perjalanan nya Bus ini mengangkut belasan penumpang tambahan hingga total menjadi 52 orang. Namun 

Hingga Selasa (24/12) pagi, Tim SAR bersama satuan TNI-Polri, Pol PP  dan Tagana serta dibantu relawan dari masyarakat setempat mesih terus berupaya mengevakiuasi korban yang diduga masih terjebak di dalam bus. Posisi Bus sendiri diketahui masuk kedalam sungai berarus deras di dasar jurang. Pihak Kepolisian melalui Kasat Lantas Polres Pagaralam Iptu. Rizky Mozan, dalam sebuah wawancara live dengan TV One mengatakan bahwa upaya yang dilakukan oleh saat ini adalah mengevakuasi kendaraan. Namun saat ini upaya tersebut masih dilakukan manual dengan tenaga manusia, dikarenakan kendaraan alat berat belum bisa masuk ke lokasi di mana badan Bus Sriwijaya tersebut terendam.

Sementara itu hingga saat ini pihak keluarga para korban sudah memadati Rumah Sakit Umum Daerah Basemah untuk mencari informasi tentang nasib kerabatnya. Pihak RSUD sendiri masih terus melakukan proses identifikasi korban, serta perawatan terhadap korban yang selamat. Namun belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD sendiri terkait data identitas korban meninggal yang telah dievekuasi di kamar mayat RSUD Basemah.(red/lia)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top