Pincab BRI Bahas Sita Aset, Sambil Maksi Bareng Penyidik Kejaksaan
Kasidik Kejati Babel, Himawan dan Pincab BRI, Yerry Candra yang mengenakan kemeja Putih.(foto-red)

Pincab BRI Bahas Sita Aset, Sambil Maksi Bareng Penyidik Kejaksaan

Nasional

PANGKALPINANG-BBC-Jaksa Kepala Penyidik (Kasidik) Kejaksaan Tinggi Babel, Himawan bersama Pimpinan Cabang (Pincab) BRI Pangkalpinang Yerry Candra, Senin (28/9/20) didapati sedang makan siang (maksi) bersama. Menurut Yerry kegiatan makan siang bersama ini sekaligus mebahas soal langkah penyitaan aset, dalam perkara pembobolan dana BRI senilai Rp 40 miliyar. Perkara yang sudah masuk tahap penyidikan sejak berapa bulan lalu ini, sudah menetapkan Sgt alias Aloi dan Des sebagai tersangka. Keduanya pun saat ini sedang menjalani proses penahanan di Mapolda Babel akhir pekan lalu.

Melalui pesan whatsapp kepada wartawan, Pimpinan Cabang BRI Pangkalpinang Yerry Candra mengatakan bahwa Senin pagi pihaknya dan penyidik Kejaksaan telah melakukan penyitaan dokumen serta uang di Kantor Cabang Pembang (KCP) Depati Amir. penyidaan ini sendiri sebagai progres pengusutan perkara pembobolan dana BRI senilai Rp 40 miliyar oleh Alo cs. Dan usai penyitaan aset tersebut kedua pihak sekalian melanjutkan makan siang di lantai bawah restoran Ayam jabrik Pangkalan Baru.

"Tadi habis dilakukan penyitaan dokumen dan uang di KCP Depati Amir, jadi sekalian makan di Ayam Jabrik juga," tulis Yerry dalam pesannya yang diterima Senin (28/9/20) malam.

Terpisah Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Babel Eddi Ermawan saat dikonfirmasi lewat ponselnya mengatakan bahwa acara makan siang antara Kasidik dan Pincab BRI tersebut merupakan hal yang biasa. Eddi Ermawan juga menegaskan bahwa Kasidik Himawan dan Pincab BRI tersebut baru selesai melaksanakan kegiatan penyitaan aset. Menurut Eddi hal tersebut merupakan hal yang biasa.

"Itu koordinasi penyitaan, berkas-berkas dan barang-barang perkara Aloi sama Des. Jadi itu dalam rangka koordianasi. Positif saja lah ya," ujar Eddi.(red)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top