Tersangka Baru Kasus Pembobolan Bank BRI Pangkalpinang Rp 40 Miliar

Tersangka Baru Kasus Pembobolan Bank BRI Pangkalpinang Rp 40 Miliar

Hukum

 

Bangka Belitung BBC - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dikabarkan telah menetapkan tersangka baru dalam kasus pembobolan Bank BRI Cabang Pangkalpinang dan Cabang pembantu Depati Amir berupa pemberian fasilitas kredit kepada 41 Debitur dengan plafon Rp 40 Miliar Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2019.

Menurut sumber  yang dapat dipercaya menyebutkan jika ada tersangka baru dalam kasus Bank BRI.Tersangka baru yang sudah ditetapkan oleh penyidik lebih dari satu orang.

" Yang pastinya sudah ada tersangka baru kasus Bank BRI.Tersangka yang sudah ditetapkan itu lebih dari satu orang berasal dari internal Bank BRI dan Debitor ," Sebut sumber dilingkungan Kejati Babel yang minta namanya untuk dirahasiakan ini.Senin (28/9).

Disinggung siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka baru kasus Bank BRI,Sumber meminta untuk menanyakan langsung hal tersebut ke Penkum Kejati Babel.

" Detailnya tanya Kasi Penkum sebab informasi dan data- data lainnya setahu saya sudah diserahkan semua ke Kasi Penkum misalnya apa saja yang sudah disita,berapa kerugian negara dan lainnya ," Tutup sumber.

Terkait dengan hal ini,Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel Basuki Rahardjo menepis soal adanya informasi yang menyebutkan jika pihaknya telah menetapkan beberapa orang tersangka baru kasus Bank BRI Pangkalpinang.

Dikatakannya,saat ini penyidik masih terus bekerja guna mencari calon tersangka lainnya.

" Kasus Bank BRI Pangkalpinang belum ada penetapan tersangka baru,kalau calon tersangka iya sudah ada namun belum sampai pada penetapan tersangka," terang Basuki saat dihubungi wartawan (oby) melalui sambungan telepon,Selasa (29/9).(rb)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top