Bunda Melati Terangkan Manfaat Musik Klasik Bagi Perkembangan Kognitif Anak

Bunda Melati Terangkan Manfaat Musik Klasik Bagi Perkembangan Kognitif Anak

Advertorial

 

PANGKALPINANG BBC - Manfaat musik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak memang tak perlu diragukan. Menurut banyak riset, musik tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi anak tapi juga, sangat berguna untuk perkembangan kognitifnya.

Hal ini dikatakan Bunda Melati saat menghadiri acara Konser Interen Cantabile Music di TNT Cafe, Kota Pangkalpinang, Minggu (25/10/2020).

"Salah satu upaya saya untuk menstimulus perkembangan kognitif anak, saya mulai perdengarkan musik klasik mulai dari anak masih dalam kandungan. Mengenalkan musik pada anak sejak dini bisa meningkatkan kecerdasannya karena, musik dapat memberi efek pada otak melalui stimulus yang diberikan yakni, intelektual dan emosional," ujar Bunda Melati.

Menurutnya, pengenalan musik pada anak tidak hanya berorientasi agar anak bisa memainkan alat musik tetapi, diharapkan mampu memberi dampak positif pada perkembangan karakter dan kemampuan anak.

"Saya sangat mengapresiasi kehadiran Cantabile di Pangkalpinang. Harapan kita, Cantabile bisa lebih memberikan warna pada perkembangan musik Bangka Belitung. Kita berharap, kehadiran Cantabile tidak hanya mencetak seniman tetapi, menciptakan pribadi- pribadi yang memiliki kepekaan terhadap berbagai fase," tambahnya.

Beralamat di Perumahan Berkah Mandiri, Selindung, Kota Pangkalpinang, Cantabile Music & Violin Shop menawarkan berbagai pilihan pendidikan musik bagi anak mulai usia 5 tahun sampai dewasa.

"Kehadiran kami tidak hanya bertujuan untuk seni musik tetapi, lebih berfokus pada pendidikan musik sekaligus mengedukasi orang tua mengenai manfaat musik bagi perkembangan anak," ujar Alfris selaku pemilik Cantabile Music & Violin Shop.

"Kemampuan bermain musik anak perlu dibekali dengan kemampuan membaca not. Di sini kemampuan tersebut dapat diaplikasikan melalui pilihan memainkan alat musik yang kami tawarkan. Anak-anak bisa memilih pendidikan vokal, piano, gitar, biola, maupun cello," ujar Alfris.

Kegiatan ini juga dimanfaatkan Bunda Melati untuk berdiskusi dengan orang tua serta mengajak masyarakat agar menerapkan protokol Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari.

"Covid-19 itu nyata adanya, ini bukan khayalan. Di mana pun kita, kita wajib melakukan 3M, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," ujar Bunda Melati.

Dalam diskusinya, Bunda Melati terus memberi semangat pada orang tua dalam mendampingi anak selama proses belajar daring.

"Proses ini mau tidak mau harus kita lalui, sebagai orang tua kita pun diharapkan bisa beradaptasi untuk menggunakan media digital. Di sinilah pentingnya kolaborasi antara tenaga pendidik dengan orang tua agar anak bisa belajar dengan efektif," pungkasnya.(ril)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top