Polairud Polda Babel Gagalkan Penyelundupan Timah Ilegal di PerairanTetentang, Pimiliknya Masih Misterius

Polairud Polda Babel Gagalkan Penyelundupan Timah Ilegal di PerairanTetentang, Pimiliknya Masih Misterius

Kriminal

 

Pangkal Pinang BBC - Aksi penyelundupan 3,5 ton pasir timah ilegal dari Perairan Desa Terentang Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah kembali terjadi. Namun naas aksi penyelundupan kalui ini berhasil digagalkan oleh Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Bangka Belitung (Babel), Senin (1/11/2020), dini hari.

Dari informasi yang didapat, sebanyak 3,5 ton timah ilegal tersebut akan dikirim ke luar Pulau Bangka dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Intan dari perairan Desa Terentang Kecamatan Kiba. Dalam operasi tersebut, pihak Dipolairud berhasil mengamankan  12 orang, 4orang diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.“Sebanyak 12 orang kita amankan, empat diantaranya kita tetapkan tersangka. Mereka yang kita tetapkan tersangka yaitu A, R dan S bertugas sebagai nahkoda kapal dan U sebagai pengawas lapangan,” ujar Ade, Selasa (2/11/2020).

 

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita Barang Bukti (BB) berupa satu unit kapal KM Intan 12 dengan kemampuan 16 GT, kapal speed pancung 2 mesin tempel 40 PK merk Yamaha yang dikemudikan R, kapal speed pancung 2 mesin tempel 40 PK merk Yamaha yang dikemudikan A dan pasir diduga timah sebanyak 77 kantung dengan perkiraan berat sekitar 3,5 ton.

 

“Para tersangka kita persangkaan dugaan pelanggaran Pasal 161 Undang-undang Nomor 3 tahun 2020 tentang Minerba dan pasal 323 Undang-undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran,”tegasnya.Dikatakan Ade, kasus penyelundupan 3,5 ton timah ilegal terungkap setelah tim Hiu Macan Polairud Polda Babel mengamankan KM Intan 12 yang akan mengambil timah diperairan Tanjung Tuing Kabupaten Bangka, Minggu (1/11/2020) pukul 15.00 WIB.

 

“Terlebih dulu kita amankan saudara A selaku kapten kapal yang saat itu sedang memesan BBM sebanyak 2,5 ton. Dari keterangan A kita mendapatkan informasi yang bersangkutan akan mengambil timah di daerah Pantai Terentang,” terang Ade.

Dari keterangan A, Senin 1 November 2020 pukul 01.00 WIB polisi bergegas menuju Pantai Terentang Koba Kabupaten Bangka Tengah. Dari lokasi ini polisi berhasil mengamankan dua orang yang berperan sebagai Nahkoda kapal bernisial R dan U sebagai pengawas lapangan.“Dari keterangan tersangka A kegiatan (penyelundupan) timah sudah dilakukan sebanyak dua kalidilokasi yang sama. Rencana pasir timah tersebut akan di kirim keluar Pulau Bangka,”tutupnya. (robi)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top