Waspada Cuaca Ekstrim, Gubernur Erzaldi Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

Waspada Cuaca Ekstrim, Gubernur Erzaldi Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

Advertorial

 

TANJUNG GUNUNG BBC - Dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Babel) memerlukan rencana makro yang bersifat terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh yang menggambarkan kondisi ideal penanggulangan bencana.

Hal ini dikatakan Gubernur Erzaldi saat menjadi instruktur upacara dalam apel gelar pasukan "Operasi Kontinjensi Aman Nusa II 2020" dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dilaksanakan di Markas Komando Brigradir Mobil Polda Babel, Jumat (6/11/20).

Selain ancaman pandemi Covid-19, kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim seperti curah hujan yang tinggi disertai angin kencang yang dapat mengakibatkan bencana alam di Babel patut diwaspadai sehingga, dalam menghadapi bencana alam di wilayah Babel, dilaksanakan apel untuk mengecek kesiapan pasukan.

Baik personil TNI, Polri, BPBD, BMKG dan instansi terkait lain beserta peralatan dinyatakan siap siaga dalam mengantisipasi bencana alam di Babel.

Selaku pimpinan apel, Gubernur Erzaldi berharap sinergisitas antar semua pihak dilaksanakan berkelanjutan.

"Terima kasih kepada seluruh peserta apel. Saya berharap agar sinergitas seluruh pihak terkait dapat terlaksana dengan baik dalam melaksanakan tugas ke depan", ungkapnya.

Apel ini diharap juga menjadi kesiapan menghadapi perubahan musim masuk bulan November, Desember, Januari, dan Februari mengingat kejadian bencana banjir di Babel yang terjadi di tahun 2015 dan 2017 lalu.

Perubahan musim ini berpotensi menyebabkan curah hujan tinggi, gelombang pasang dan tinggi, dan angin puting beliung di Babel.

"Pelaksanaan apel ini dilaksanakan serentak se-Indonesia sesuai perintah Kapolri sebagai antisipasi bahwa tiap daerah siap menghadapi masa-masa bencana ke depan," ungkapnya.

Terkait anggaran untuk penanggulangan bencana di Babel, Pemprov. Babel menyiapkan anggaran tak terduga. Hingga akhir tahun 2020 anggaran masih tersedia dengan kisaran Rp 4,9 miliar.

"Anggaran dapat digunakan jika dibutuhkan terkait bencana alam sesuai aturan-aturan penggunaannya," jelas Gubernur Erzaldi usai pengecekan pasukan.

Dalam penjelasannya, penanganan bencana tidak dicampuradukkan dengan alokasi dampak pandemi Covid-19. Dalam penggunaannya tentu akan memprioritaskan untuk penggunaan protokol Covid-19.

Dalam pelaksanaan apel, hadir seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Kepulauan Babel dengan susunan peserta apel sebagai berikut :
1. Kompi 1 : Pleton TNI AD Korem 045 Garuda Jaya, Pleton TNI AD Kodim 0413, Pleton AL
2. Kompi 2 : Pleton Brimob Polda , Pleton Ditpolair Polda, Pleton Ditsamapta Polda, Pleton Ditsabara Polresta Pangkalpinang
3. Kompi 3 : Pleton Sat Pol PP, Pleton Basarnas, Pleton BPBD Babel
4. Kompi 4 : Pleton BMKG, Pleton PU, Pleton Dinkes, Pleton Dinsos, Pleton Komunitas Babel Peduli.(ril)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top