Mengaku Terbuka Atas Kritik, Mulkan Sebut Laporan Istrinya Kepada IJH Bersifat Personal
Bupati Bangka, Mulkan. SH. MH. (foto-ist)

Mengaku Terbuka Atas Kritik, Mulkan Sebut Laporan Istrinya Kepada IJH Bersifat Personal

Bangka

SUNGAILIAT-Bupati Bangka Mulkan, SH. MH mengatakan laporan perkara ITE yang dilakukan oleh istrinya Yusmiati, kepada AJH lebih bersifat personal. Mulkan menilai kritik yang dilakukan oleh AJH dengan mengumbar di media sosial facebook terindikasi berniat menjatuhkan. Mantan anggota DPRD Kabupaten Bangka ini mengatakan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap kritik yang konstruktif. Namun yang terjadi dalam perkara ITE yang dilaporkan istrinya ke polisi lebih bersifat personal. Mulkan sekaligus mengatakan bahwa itu juga sebagai pelajaran untuk berhati-hati dalam ber media sosial.

"Itu laporan yang sifatnya personal, seharusnya kalau ingin mengkritisi, silahkan langsung kepada orangnya. Jangan diumbar ke Medsos seperti itu, itu kan seperti ingin menjatuhkan. Apalagi bawa-bawa nama BKMT. Silahkan sampaikan, datang kalau memang bermaksud mengkritisi, bukan dengan cara seperti itu. Dan saya ingin ini terungkap. Siapa dalang dibelakang semua ini. Persaingan politik tidak seperti inilah, kalau memang ingin berkompetisi dalam politik, tidak dengan menjatuhkan, akan tetapi dekati pemilih, bukan dengan cara seperti ini. Makanya ini juga pelajaran penting untuk berhati-hati dalam bermedia sosial," ujar Mulkan kepada wartawan usai Jumat (6/11/20) di rumah jabatan Bupati di Sungailiat.

Senada dengan Mulkan, istrinya Yusmiati mengatakan laporan yang dilakukannya tersebut dilatar belakangi faktor ketersinggungan. Menurut Yusmiati jika AJH ingin menasehati seharusnya datang (menemuinya) ke rumah. Dan bukan dengan cara langsung ke facebook. Yusmiati juga menyebutkan bahwa dirinya pun tidak termasuk anti kritik. Menurutnya kostum yang digunakannya dalam unggahan yang dikritisi oleh AJH merupakan kostum olahraga, sesuai dengan kegiatan pada saat foto tersebut diambil.

"Itu lebih menyangkut masalah pribadi bukan mengkritik, apalagi mengatasnamakan BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim), saya merasa tersinggung, kan ada omongan, kalau memang dia mau menasehati langsung datang ke rumah donk, bukan langsung ke facebook begitu. Jadi bukannya kita anti kritik, itukan memang seragam olah raga, bukan seragam buat jalan. Saya kan sebagai iconlah. Icon kabupaten Bangka, kok langsung dikritik di facebook. Jadi itu lebih ke pribadi. jadi kalau memang mau mengkritik datang saja ke rumah. Itu salah donk mengkritik tanpa sepengetahuan kita juga. Kronologisnya yang saya tau langsung di-share ke facebook. Itu foto lagi senam, foto bersih-bersih. Kita kan Jumat bersih," jelas Yusmiati saat ditemui di kediamannya.

Sementara AJH, selaku warga yang dilaporkan oleh Yusmiati, mengatakan bahwa dirinya kesulitan untuk bertemu dengan istri Bupati tersebut, AJH menduga ada faktor politis, yakni soal perbedaan pilihan saat kampanye pilkada dulu. Menurut AJH dalam laporan kemarin dirinya juga telah meminta maaf.

"Dalam laporan dia kemarin, kami sudah tatap muka. Dan saya minta maaf kalau salah. Dan saya mengingatkan beliau apakah pantas ibu berpakaian seperti itu," tulis AJH dalam konfirmasinya melalui pesan aplikasi whatsapp. Jumat malam.

AJH sendiri dilaporkan dalam kasus ITE oleh Yusmiati beberapa bulan lalu setelah mengunggak foto berisi nasihat. Dalam foto tersebut terlihat Yusmiati menggunakan stelan olah raga warna Hitam dalam dua posisi. Pertama saat sedang senam, dan foto kedua sedang menyapu dalam giat Jumat bersih. Informasi yang didapat redaksi, AJH sendiri sudah dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.(red) 

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top