Gubernur Erzaldi Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Mahasiswa HMI

Gubernur Erzaldi Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Mahasiswa HMI

Advertorial

 

PANGKALPINANG BBC - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Senin (9/11/20) siang, menerima audiensi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), di Ruang Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Kedatangan KAHMI yang dipimpin Bendahara Umum Wilayah KAHMI Bangka Belitung, Dahri Oskandar ini terkait permohonan kepada Gubernur Erzaldi untuk menjadi jaminan penangguhan penahanan terhadap anggota HMI yang ditetapkan sebagai tersangka dalam aksi demo di depan Kantor Gubernur Kepulauan Babel beberapa waktu lalu.

Ketua Divisi Hukum Majelis Wilayah KAHMI, M. Taufik Kuriyanto menyampaikan permohonan maafnya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung atas kekeliruan yang dilakukan oleh adik-adik juniornya di HMI Cabang Bangka Belitung.

KAHMI berterima kasih karena, dari hasil pertemuan yang dilakukan, Gubernur Erzaldi menyatakan akan membantu dan siap menjadi jaminan jika diperlukan namun, tetap menghormati proses hukum yang dilakukan oleh tim penyidik.

KAHMI sendiri sudah melakukan konsolidasi melalui rapat internal hingga dibentuk tim hukum oleh majelis wilayah dan daerah. Besok, tim hukum yang terbentuk akan turun ke pihak kepolisian untuk mendatangani surat kuasa sehingga, dalam waktu dekat ini akan mengajukan surat permohonan penangguhan atau pengalihan tahanan terhadap tersangka ini.

Terkait dugaan ditungganginya aksi tersebut oleh pihak-pihak tertentu, KAHMI menyerahkannya kepada pihak berwajib untuk mengusut atas barang bukti yang sudah dipegang oleh pihak penyidik.

"Intinya kami meminta maaf kepada Pak Gubernur dan Wakil Gubernur atas ketidaktahuan kami dari alumni HMI ini, dan ke depan tidak berulang kembali. Kami akan terus memberikan masukan dan nasehat sebelum mereka melakukan aksi-aksi ke depan," ungkapnya.

Adapun alasan Gubernur Erzaldi mau menjadi penjamin atas para tersangka ini adalah mengingat mereka masih berstatus mahasiswa yang harus menempuh pendidikan sekalipun lewat daring, dan yang kedua, Gubernur Erzaldi yakin mereka tidak tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan.

Sebagai seorang pemimpin, pihaknya siap menerima masukan dan kritikan. Namun Gubernur Erzaldi menyayangkan atas insiden yang terjadi. Padahal Gubernur Erzaldi mengaku selalu dekat dengan HMI ataupun organisasi-organisasi lainnya. Pihaknya siap berdialog dengan siapapun terkait kebijakan yang dirinya ambil.

Selain Bendahara Umum, ikut dalam rombongan KAHMI beberapa majelis dan presidium wilayah yang serta Ketua Presidium Pangkalpinang.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top