Senilai Rp 2,4 M, Proyek Jebatan Air Putih Muntok di PL Diam-Diam?
Pekerjaan proyek jembatan Desa Air Putih senilai Rp 2,4 miliyar.(foto-red)

Senilai Rp 2,4 M, Proyek Jebatan Air Putih Muntok di PL Diam-Diam?

Bangka Barat

MUNTOK-BBC-Proyek pembangunan jembatan Desa Air Putih Kecamatan Muntok, sudah mulai dilaksanakan mulai Oktober 2020 lalu. CV. Indah Karya Konstruksi (IKK) yang menjadi pelaksana pekerjaan senilai Rp 2,4 miliyar tersebut mendapatkan fasilitas penunjukan langsung (PL) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)Pemkab Bangka. Penunjukan yang terkesan diam-diam ini menurut pihak Dinas PUPR Babar lantaran proses lelang sebanyak 2 kali dinyatakan gagal. Sehingga pihaknya menunjuk CV. Indah Karya Konstruksi selaku pelaksana pekerjaan, lantaran minim peminat.

CV. Indah Karya Konstruksi sendiri merupakan peserta tunggal di sesi penawaran terakhir. Proyek jembatan yang semula melalui proses lelang ini menurut informasi, gagal dilaksanakan dikarenakan dari 3 perusahaan yang menjadi peserta lelang tidak ada yang memenuhi syarat lelang. Alasan inilah yang kemudian menjadi alasan Dinas PUPR Babar menunujuk kontraktor bernama Asui sebagai pelaksana pekerjaan.

"Proses lelang yang dilaksanakan di ULP kemarin gagal karena perusahaan yang ikut penawaran proyek jembatan Air Putih tidak memenuhi syarat lelang. Kalau tidak salah ada dua atau tiga perusahaan yang ikut memasukan penawaran salah satu di antaranya adalah PT. SMA, namun tidak satu pun yang memenuhi syarat  lelang. Sehingga mengingat waktu yang sudah tidak memungkinkan untuk dilelang maka akhirnya di-PL kan kepada Asui (pemborong)," terang Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pu Babar Dicky kepada Wartawan, Kamis (12 /11/20) di kantornya.

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan pada Kamis (12/11/20) petang, proyek jembatan Desa Air Putih Muntok Bangka saat ini sedang dalam pelaksanaan oleh CV. IKK dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari terhitung sejak 7 Oktober 2020. Anehnya, dalam papan proyek tertulis jelas bahwa proyek jembatan Desa Air Putih senilai Rp 2,4 miliyar. Fakta ini sendiri tidak sesuai dengan informasi yang katakan Dicky selaku Kabid Bina Marga Dinas PUPR Babar. Sebelumnya di hadapan sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Dicky mengatakan bahwa pekerjaan tersebut senilai Rp 1,2 miliyar. (red)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top