Disebut-sebut Suka Mengatur ASN di Lingkungan Pemkab Bangka, Honorer Ini Justru Bertanya, Siapa Diri Saya?

Disebut-sebut Suka Mengatur ASN di Lingkungan Pemkab Bangka, Honorer Ini Justru Bertanya, Siapa Diri Saya?

beritababel

 
 
BANGKA BBC - Siapa diri saya? Demikian pernyataan DK seorang tenaga kontrak (honor)  Pemkab Bangka saat dikonfirmasi via WhatsApp terkait kabar yang beredar di kalangan wartawan jika dirinya disebut-sebut sering mengatur para aparatur sipil negeri (ASN) di lingkungan Pemkab Bangka lantaran kedekatannya dengan Bupati Bangka, Mulkan, Rabu (2/12/20).
 
DK yang bekerja sebagai Tenaga Kontrak atau Honorer di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka saat ini bertugas di bagian umum dan protokol Sekretariat Daerah, dimana sebelumnya ia sempat diberi tugas di dinas Kominfo Kabupaten Bangka.
 
Kabar yang beredar di kalangan media, tenaga kontrak atau honorer ini disebut-sebut oleh beberapa rekan kerjanya yang berstatus ASN pemkab Bangka, seringkali mengatur-ngatur dalam pelaksanakan tugas bersama bahkan hingga pernah mengusulkan mutasi seorang Kepala Dinas kepada Bupati Bangka. Tidak hanya itu, bahkan soal Advertorial (ADV) publikasi kegiatan Bupati Bangka, dia juga diduga kuat yang mengkondisikan semuanya. 
 
Salah seorang ASN inisial A kepada sejumlah wartawan, mengatakan bahwa ada tenaga kontrak (honorer) di Pemkab Bangka yang jabatannya melebihi Kepala Daerah sering mengatur tugas di lingkungan Pemkab Bangka bahkan hebatnya tenaga kontrak tersebut malah pernah mengusulkan kepada Bupati agar kepala dinas yang tidak mau ikut kemauannya agar dimutasikan. 
 
"Iya, memang ada. Isu itu bukan rahasia umum. Selama saya bertugas, honorer itu saya pikir memang serasa seperti Bupati, " ungkap seorang ASN di salah dinas Kabupaten Bangka beberapa waktu lalu.
 
"Dia (honorer) itu pernah juga untuk mengatur dan memerintahkan saya serta juga mengusulkan nama saya kepada atasannya agar saya bisa dimutasi " sesal salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Bangka saat itu.
 
Narasumber lainnya juga menyebutkan jika dirinya pernah menyaksikan langsung bagaimana sikapnya si tenaga kontrak tersebut seperti halnya membentak, pernah ditunjukan oleh honorer tersebut terhadap beberapa kepala dinas di lingkungan Pemkab Bangka.
 
"Saya memang pernah melihat secara langsung bagaimana sikapnya saat dia menelpon salah satu kepala dinas. Dia sempat membentaknya, sehingga saat itu saya sempat berfikir alangkah tingginya jabatan tenaga kontrak ini kok bisa-bisanya membentak kepala dinas," tuturnya.
 
Sumber kembali mengungkapkan jika kala itu, honorer tersebut sedang menelpon salah satu kepala dinas dengan nada sedikit meninggi.
 
"Kemana bapak ini tidak koordinasi lagi. Hotel pisah-pisah dan mana oleh-oleh cindramata.Koordinasi lah," kata sumber meniru ucapan honorer yang dinilainya serasa seperti Bupati. 
 
Sementara itu, Bupati Bangka, Mulkan melalui pesan whatsapp pribadinya saat dikonfirmasi wartawan hanya mengatakan jika sampai hari ini dirinya selaku bupati belum pernah mendapat info terkait hal tersebut.
 
"Mohon maaf sampai hari ini saya selaku bupati belum pernah mendapat info terhadap apa yg diberitakan jangan kan tenaga kontrak untuk mengusulkan mutasi bahkan kepala dinas pun untuk mengusulkan mutasi selama ini kami melalui pertimbangan baperjakat Pemkab Bangka baru nanti di sampaikan ke Bupati hasil baperjakat," tulisnya singkat.
 
Sebelumnya pada acara Refleksi 2 tahun kepemimpinan Mulkan dan Wakilnya, pada sesi tanya jawab dengan insan Pers, salah seorang wartawan  yang diberikan kesempatan bicara juga sempat menyampaikan pesan tersirat pada orang nomor satu di Kabupaten Bangka tersebut. Dalam pesannya, wartawan dari salah satu media online tersebut berpesan agar Bupati berhati hati pada para pembisiknya. Tak jelas apakah ada kaitannya pernyataan wartawan tersebut dengan isu honorer yang rasa ASN ini. (red)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top