Reklamasi Laut PT Timah Kian Mempesona "Mengintip Keberhasilan Reklamasi Laut PT Timah".

Reklamasi Laut PT Timah Kian Mempesona "Mengintip Keberhasilan Reklamasi Laut PT Timah".

beritababel

 


PANGKALPINANG BBC - Reklamasi laut yang dilakukan PT Timah Tbk di sembilan lokasi di Pulau Bangka terus menunjukkan kemajuan. Komitmen untuk melakukan reklamasi laut dengan transplatasi karang dan fish shelter memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar khususnya nelayan tradisional.

Rekalamasi laut dalam bentuk tranplantasi karang dilakukan di Pulau Putri, Perairan Matras, Pantai Rebo, Pulau Panjang dan Tanjung Melala.

Sementara itu, untuk fish shelter disebarkan di kawasan Penyusuk, Pantai Matras, kawasan Rebo, Pulau Panjang, Tanjung Kubu, Pulau Pemain, Karang Aji dan Perairan Tanjung Ular.

Dosen Ilmu Kelautan Universitas Bangka Belitung, Indra Ambalika mengatakan, penyebaran artificial reef dalam bentuk transplantasi karang dan fish shelter ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga eksositem laut.

"Reklamasi laut adalah melakukan kegiatan perbaikan sesuai peruntukkannya, mempertahankan daya dukung lingkungan, bukan mengatur lingkungan tapi menyesuaikan misalnya metode yang digunakan harus sesuai dengan trend lingkungan," kata Indra.

Menurutnya, dalam melakukan reklamasi laut PT Timah terus berbenah dan semakin baik. Hal ini patut diapresiasi, pasalnya TINS berkomitmen melakukan reklamasi laut dengan melakukan monitoring berkala dan perawatan.

"Setiap tahunnya sudah lebih baik, sudah melihat trend kondisi laut. Misalnya kalau dulu pakai kawat untuk fish shelter, sekarang menggunakan besi tulang agar tidak keropos. Perbaikan-perbaikan terus dilakukan," jelasnya.

Meski belum semuanya berhasil, menurutnya PT Timah memiliki komitmen untuk perawatan, penyulaman, dan penggantian media yang rusak.

"Sekarang begitu reklamasi dilakukan secara periodik langung pemeliharaan baik penyulaman maupun pemeliharaan. Ini kan menunjukkan bahwa PT Timah terus memperbaiki pola reklamasinya.

Indra menjelaskan, tingkat keberhasilan reklamasi laut PT Timah dilihat dari beberapa indikator.
"Pertama untuk transplantasi karang, survival rate nya sudah diatas 50 persen sesuai dengan indikator ideal. Meski belum semuanya berhasil, namun dengan metode yang tepat memberikan hasil yang maksimal.

"Kedua, sisi pertumbuhan karang, dari sample karang yang ditanam oleh PT Timah menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan kisaran 3-5 cm per semeseter bahkan bisa lebih, seperti di Pulau Putri itu lebih dari 6 cm per semester. Idealnya dalam satu tahun harus tumbuh 10 cm," katanya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan dari sisi penempelan karang alami juga menunjukkan hasil yang cukup baik, pasalnya karang keras alami sudah banyak yang menempel pada modul yang ditanam.

"Lumayan banyak karang keras paling banyak di Pulau Putri hampir dua kali lipat dari yang kkta tanam, misalnya 12 yang kita tanam yang tumbuh sudah 24. Kalau di tempat yang lainnya standar, kalau di pulau panjang banyak ditempel kayak alga," jelasnya.

Sedangkan untuk fish shelter, dijelaskan Indra tingkat keberhasilnya juga dilihat dari ikan yang berkumpul dilokasi. Saat ini, beberapa lokasi penenggelaman fish shelter sudah menjadi fishing ground nelayan.

"Kelimpahan ikannya sudah banyak, setiap lokasi berbeda. Harapannya fish shelter ini menjadi rumah ikan yang nantinya bisa dimanfaatkan nelayan.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, tingkat keankeragaman jenis juga, semakin banyak semakin banyak seperti cumi,sotong, udang, kepiting dan beragam jenis ikan lainnya sudah ada.

"Begitu pula dengan rekrutmen alami, fish shelter sudah banyak ditempeli telor cumi, artinya fish shelter sudah menjadi habitat baru," katanya.

Indra mengapresiasi PT Timah yang konsisten melakukan reklamasi laut, tidak hanya dilakukan di IUP PT Timah tapi juga di daerah lainnya.

"PT Timah tetap istiqomah meskipun harga timah turun, terkadang juga masyarakat kontra dengan kegiatan PT Timah sendiri, tapi PT Timah tetap melaksanakan reklamasi, reklamasinya juga konsisten. Komitmen ini perlu kita apresiasi," katanya.

PT Timah terus berkomitmen untuk melakukan reklamasi laut, pada tahun ini PT Timah menenggelamkan 995 unit artificial reef dan sudah dilakukan 100 persen.

Secara kualiatas sebagian besar artificial reef yang ditenggelamkan berhasil lantaran sudah banyak didatangi ikan.

Pemeliharaan reklamasi laut sesuai dengan Kepmen ESDM 1827 tentang pelaksanaan kegiatan reklamsi laut, PT Timah berkomitmen untuk menjaga kondisi ekosistem perairan melalui program peningkatan biodiversitas untuk menjaga keseimbangan ekosistem sebagai dampak dari aktivitas penambangan.(red)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top