Rumah Sakit Covid-19 Babel Segera Beroperasi

Rumah Sakit Covid-19 Babel Segera Beroperasi

Advertorial

 

AIR ANYIR BBC - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyampaikan kepada masyarakat Babel, bahwa Rumah Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno, sudah dapat dioperasikan mulai hari Kamis (21/1/2021).

Mengingat tingginya tingkat kebutuhan ruang serta perawatan standar untuk menangani pasien Covid-19, Gubernur Erzaldi mendukung agar rumah sakit ini sudah dioperasikan hari Kamis ini.

"Insyaallah Rumah Sakit Infeksi Covid-19 RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno, mulai Kamis ini sudah beroperasi. Rumah sakit yang dilengkapi fasilitas kesehatan sesuai standar penanganan Covid-19 ini, menerima pasien baik dalam kondisi ringan maupun berat, secara gratis," tegasnya.

Kepastian itu disampaikan Gubernur Erzaldi usai mengunjungi Rumah Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Bangka Belitung, di Air Anyir, Merawang, Kabupaten Bangka, Selasa (19/1/21).

Gubernur Erzaldi pada kesempatan itu meninjau gedung, sejumlah fasilitas, serta sarana kesehatan pendukung yang melengkapi rumah sakit yang telah rampung dibangun ini. Dari ruang isolasi, ruang perawatan, hingga ruang petugas kesehatan, dan ruang kontrol pasien dikunjunginya, untuk memastikan rumah sakit tersebut siap dioperasikan.

Dijelaskannya, ditahap awal ini, pasien pertama yang akan mengisi rumah sakit adalah pasien yang saat ini dirawat di Wisma Karantina Asrama Haji Bangka Belitung. Secara bertahap, 10 pasien akan dipindahkan per dua hari dari Asrama Haji ke RS Covid-19 hingga operasionalnya berjalan lancar.

Hal ini dilakukan sesuai kesepakatan manajemen dengan tujuan mengurangi beban rumah sakit. Gubernur Erzaldi juga ingin, agar masyarakat tahu informasi mengenai beroperasinya RS Covid-19 RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Bangka Belitung.

Sementara itu Direktur RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno, Armayani menjelaskan bahwa, rencananya Rumah Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno ini akan diresmikan operasionalnya oleh beberapa menteri dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, karena ada musibah yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, menteri dan Kepala BNPB belum bisa datang ke Babel.

Dijelaskannya bahwa, rumah sakit ini telah dilengkapi dengan ruangan bertekanan negatif dan peralatan standar penanganan Covid-19 serta alat kesehatan yang memadai.

Dengan kelengkapan fasilitas dan alat kesehatan yang dimiliki, diharapkan rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan optimal kepada pasien Covid-19, meningkatkan angka kesembuhan, serta menurunkan angka kematian akibat Covid-19 di Babel.

Dirinya menambahkan, RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno telah memiliki alat pengambilan plasma konvalesen yang juga akan segera dioperasikan. Dengan alat ini, pendonor dapat memberikan plasma darahnya untuk membantu kesembuhan pasien Covid-19. 

Ikut mendampingi Gubernur Erzaldi dalam Kunjungan ke RS Infeksi dan Karantina Covid-19 RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno, Kepala Dinas Kesehatan Babel, Mulyono Susanto; Kepala BPBD Babel yang juga Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa; Kepala Dinas Perhubungan Babel, KA Tajuddin; dan Kepala Karantina Babel, Bangun Cahyo Utomo.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top