Politeknik Khusus Pertanian Direstui, Babel Menuju Swasembada Pangan

Politeknik Khusus Pertanian Direstui, Babel Menuju Swasembada Pangan

Advertorial

 

JAKARTA BBC - Cita-cita Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dan masyarakatnya agar Babel menjadi daerah swasembada pangan segera terwujud.

Di hadapan Gubernur Babel, Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo mendukung penuh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Babel) mendirikan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Babel, Rabu (27/01/21).

Berada di Kantor Kementerian Pertanian RI, Gubernur Erzaldi menjelaskan bahwa, dari pertemuan ini dihasilkan kesimpulan yakni, Kementerian Pertanian mendukung dan meminta Pemprov. Babel untuk segera mempersiapkan segala hal terkait pendirian Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan).

"Polbangtan ini insyaAllah lokasinya kita ajukan di Pelempang yang berdampingan dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sehingga lokasi tersebut dapat kita jadikan sarana praktik mahasiswa," jelas pria yang sering disapa Bang ER ini.

Keseriusan Pemprov. Babel dalam merealisasikan hal ini diwujudkan dalam Naskah Akademik yang telah dibuat sebagai modal dasar kementerian menetapkan Polbangtan dalam menciptakan profesionalisme para petani.

Selain itu, orang nomor satu di Babel ini juga melaporkan mengenai tanaman porang dan jahe di Babel. Menteri Syahrul Yasin Limpo yang ternyata telah mendengar informasi ini mengapresiasi ide-ide yang disampaikan gubernur tersebut.

"Dengan dukungan mentan, artinya kita sudah duluan melangkah dan kita akan terus maju sehingga masyarakat dapat menyikapi ini dengan baik, kita tunggu implementasi masyarakat," terang Gubernur Erzaldi.

Selain itu, sektor pertanian Bangka Belitung belakangan menunjukkan suatu peningkatan mendapat atensi khusus dari Menteri Pertanian RI, khususnya padi yang naik drastis 39,9% dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pak Gubernur, coba untuk segera berkoordinasi dengan kabupaten, bahkan kecamatan atau desanya agar semuanya berkonsolidasi untuk menyiapkan satu kawasan yang lebih dari 2.000 hektar untuk difokuskan menjadi kawasan wawasan petani, supaya mereka bisa teredukasi mengenai nilai ekonomis kegiatannya sehingga sektor ini nantinya terfokus dan terarah," tutur Menteri Pertanian RI , Syahrul Yasin Limpo

Mendengar arahan tersebut, Gubernur Babel, Erzaldi bersama Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi menargetkan penyelesaian pada bulan Maret sesuai dengan masa tanam yang sudah dipersiapkan.

"Minggu depan saya akan berkordinasi dengan bupati yang lahannya ini memang mumpuni dan siap, tapi saya minta jaminan berupa komitmen dukungan sampai ke level camat dan desanya, maka kita akan kerjakan ini. Support ini harus betul-betul dari atas hingga ke bawah termasuk masyarakatnya," harapnya.

Berkenaan refocusing anggaran, tahun ini banyak dilakukan pemangkasan pada sektor pertanian. Menteri Syahrul Yasin Limpo mengarahkan, jika memang ada beberapa daerah yang mundur dalam program, dirinya berjanji anggaran tersebut akan direalokasikan ke Babel.

Turut mendampingi Gubernur Erzaldi pada audiensi ini, Kepala Dinas Pertanian Babel, Djuaidi dan Kepala Balai Benih Pertanian Babel, Judnaidi.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top