Dody Kusdian Khawatir  Kualitas  Dari Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Melalui Sistem Daring.

Dody Kusdian Khawatir Kualitas Dari Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Melalui Sistem Daring.

Advertorial

PANGKALPINANG BBC - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dody Kusdian mengaku sedikit khawatir terhadap kualitas dan tingkat ketercapaian dari proses kegiatan belajar mengajar (KBM) melalui sistem daring.

"Tidak kita pungkiri, bisa jadi kalau kita tidak waspada, kita akan kehilangan satu generasi terhadap pendidikan kita hari ini," kata Dody kepada wartawan di ruang rapat Komisi IV DPRD Babel, Senin (8/2/2021).

Dia mengungkapkan, para pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK banyak mengalami kendala dalam mengikuti proses KBM melalui sistem daring ini, salah satunya, kurangnya pengetahuan para pelajar tentang informasi teknologi (IT).

"Misalnya anak-anak SD, mereka harus belajar online, yang selama ini mungkin mereka tidak melek dengan IT, tidak semua bisa kita generalisir, hampir seluruh kabupaten, apalagi di pelosok itu sangat berat kondisinya, bahkan sinyal mungkin juga sulit," terangnya.

Selain itu, dia menambahkan, sarana dan prasarana juga menjadi kendala terhadap KBM sistem daring. Oleh karena itu, diutarakan dia, Komisi IV memanggil Dinas Pendidikan untuk meminta evaluasi dan pengawasan terhadap KBM sistem daring ini.

"Makanya hari ini kita memanggil pihak Dinas Pendidikan untuk melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap capaian kinerja mereka terhadap proses belajar hari ini," ujarnya.

"Karena kami ingin memastikan, supaya anak-anak murid kita sebagai generasi kedepan itu betul-betul berkualitas dan dapat diandalkan, walaupun mereka tidak sama dengan generasi sebelumnya," tandasnya. 

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top