Pemkot Pangkalpinang Memulangkan PMKS Tuna Susila di Dua Lokalisasi

Pemkot Pangkalpinang Memulangkan PMKS Tuna Susila di Dua Lokalisasi

Advertorial

PANGKALPINANG BBC - Pemerintah kota Pangkalpinang sudah memastikan 152 penyandang masalah kesejahteran sosial (PMKS) Tuna Susila yang ada di dua lokalisasi di kota Pangkalpinang. 30 orang dari teluk bayur dan 122 orang dari Parit enam dengan anggaran total Rp 296 juta. Rabu,(10/2)

Hal ini diungkap oleh Seketaris daerah kota Pangkalpinang Ratmida Dawam seusai memimpin rapat akhir bersama Dinas sosial,Satpol Pp, Baukeuda, Bapeda dan Dinas perhubungan kota Pangkalpinang

"Hari ini kami pastikan dengan tegas bahwa kami akan memulangkan PMKS Tuna susila yang ada di dua lokalisasi dikota Pangkalpinang," tegasnya

Selanjutnya Sekda kota Pangkalpinang juga mengatakan selama ini masyarkat menilai pemerintah kota Pangkalpinang tidak tegas dalam menyelesaikan masalah di lokalisasi teluk bayur dan parit enam

"Semua tindakan kami harus ada hitung-hitungannya, pertama anggaran yang digunakan dan memanusiakan mereka jangan sampai kami disalahkan," sebutnya

Selanjutnya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja kota Pangkalpinang Efran menegaskan kami siap menutup tempat tersebut dan akan dibantu Forkompinda kota Pangkalpinang

"Kami dan Forkompinda sudah siap untuk menutup permanen dua lokalisasi yang ada dikota Pangkalpinang," katanya

Ia juga menerangkan selama ini kami sudah mengikuti aturan yang berlaku dan sudah kami pastikan akan segara ditutup dalam waktu dekat ini.

"Tunggu tanggal mainnya,"ungkap Efran

Sementara itu kepala Dinas Sosial kota pangkalpinang menyebutkan ada 152 PMKS Tuna susila didua lokasi tersebut kami pastikan akan dikembalikan ke daerah asalnya

"30 orang dari lokalisasi teluk bayur dan 122 orang dari parit enam akan dikembalikan dan semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah kota Pangkalpinang,"sebutnya

Tidak hanya itu saja dinas sosial sudah menyiapkan anggaran Rp. 296 juta untuk memulangkan para PMKS Tuna susila tersebut

"Kami sudah siapkan Rp 292 juta untuk membiaya mereka hingga sampai ke daerah asal mereka. Ada pun anggaran tersebut untuk tiket dan makan selama dalam perjalanan dan didampingi oleh TKS, Dinas Sosial dan Satpol Pp," pungkasnya

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top