Tambang Timah Tak Jauh Dari SDN 16 Desa Cupat. Kasatpol PP Babar "Bisa Minta Sharelocknya"

Tambang Timah Tak Jauh Dari SDN 16 Desa Cupat. Kasatpol PP Babar "Bisa Minta Sharelocknya"

beritababel

 


PARIT TIGA BBC - Naiknya harga jual timah, membuat sejumlah penambang yang ada di Kabupaten Bangka Belitung kembali bergairah untuk bekerja menambang timah lagi.Tak terkecuali di Desa Cupat, Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat.

Namun sayangnya, ada aktivitas penambangan yang dilakukan sejumlah penambang tradisional tanpa memperdulikan lagi perihal fasilitas umum yang seharusnya dijaga dan dirawat.

Seperti yang ada di Desa Cupat, Kecamatan Parit Tiga, tampak sejumlah orang tengah melakukan aktivitas menambang timah yang diduga dilakukan secara ilegal, mirisnya lagi, aktivitas penambangan tersebut dilakukan hanya berjarak 10 Meter dari sebuah Sekolah Dasar 16 Desa Parit Tiga, milik Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

Warga menyebut tambang tersebut milik pria berinisial P, warga Dusun Pelawan, Desa Cupat. Namun ketika dihubungi P membantah jika tambang tersebut miliknya.

Menurut P, yang berkerja di dekat SD tersebut bukanlah miliknya, dirinya hanya membeli timah hasil para penambang disana. Namun P membenarkan jika mesin yang digunakan para penambang tersebut adalah miliknya.

"Tambang tersebut bukan punya saya, saya hanya beli timah dari mereka, mesin yang mereka gunakan memang punya saya," jawab P (24/02/2021)

P menambahkan, jika dirinya sudah menginstruksikan para penambang, untuk menunggu aktivitas belajar mengajar disekolah tersebut selesai dahulu, baru melakuka aktivitas penambangan. Dan perihal lobang atau kolam yang biasa tercipta usai aktivitas penambangan, dirinya mengatakan jika mereka selesai menambang disana, maka tanah bekas tambang tersebut akan ditimbun ulang.

"Sudah kita pasang patok, dan sudah ada perjanjian untuk ditimbun ulang setelah selesai menambang disana nanti," pungkas P tanpa menjelaskan perjanjian tersebut dilakukan dengan siapa.

Sementara itu Kasatpol PP Kabupaten Bangka Barat, Sidharta Gautama ketika dihubungi terkait Ti tersebut hanya menjawab singkat agar awak media mengirimkan melalui aplikasi WhatsApp dimana lokasi tambang tersebut berada.

"Bisa minta Sharelocknya," ujarnya singkat.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top