Penangkapan Empat Alat Berat Oleh Bareskrim Polri, Ini Kata Kapolda Babel Irjen. Pol. Drs. Anang Syarif Hidayat

Penangkapan Empat Alat Berat Oleh Bareskrim Polri, Ini Kata Kapolda Babel Irjen. Pol. Drs. Anang Syarif Hidayat

Hukum

 


MEMBALONG, BBC- Belum ada satu bulan kabar gembira Pulau Belitong ditetapkan oleh UNESCO sebagai "Unesco Geopark Belitong ". Namun sangat disayangkan masyarakat Kabupaten Belitung dikejutkan dengan penangkapan empat alat berat jenis eksavator yang diduga beroperasi dikawasan Hutan Lindung (HL) Desa Aik Buntar, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

Tak tanggung- tanggung pihak yang mengamankan empat alat berat dan belasan unit mesin tambang tersebut bukan dari pihak kepolisian Kabupaten Belitung tetapi tim dari Subdit V Dit Tipidter Bareskrim Mabes Polri yang turun langsung ke lokasi pada Sabtu (24/04) lalu.

Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Mabes Polri, Polda Babel ataupun Polres Belitung terkait permasalahan tersebut.

Kapolda Provinsi Bangka Belitung ( Babel) Irjen. Pol. Drs. Anang Syarif Hidayat, saat ditanya awak media usai melaksanakan kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Sat Binmas dan Sat Res Narkoba di Polres Belitung.

Mengenai pengamanan empat alat berat yang dilakukan oleh Subdit V Dit Tipidter Bareskrim Mabes Polri. Beliau mengatakan, untuk permasalahan tersebut langsung saja ke Kapolres Kabupaten Belitung.

" Nanti sama Kapolres lah itu bukan urusan saya, terlalu kecil bagi saya. Bukan urusan saya itu, gak ngerti saya, tanya Kapolres itu gak perlu sampai Kapolda," ujarnya kepada awak media. Kamis (29/04).

Sementara itu Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiyono saat ditanya awak media mengenai tambang ilegal tersebut tidak terlalu banyak berkomentar.

" Minggu depan ( Konferensi pers- red)," Kata Kapolres yang langsung masuk kedalam mobil dinasnya meninggalkan awak media. (Hn)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top