Gubernur Matangkan Rencana Pembangunan Pelabuhan Perikanan di Kawasan Batu Rusa

Gubernur Matangkan Rencana Pembangunan Pelabuhan Perikanan di Kawasan Batu Rusa

Advertorial

 

PANGKALPINANG BBC - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terus mematangkan rencana pembangunan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) di kawasan Muara Sungai Batu Rusa dengan melakukan pendataan secara terperinci dimulai dari peta lokasi hingga rencana fasilitas di pelabuhan tersebut.

Gubernur Erzaldi saat memimpin rapat teknis mengatakan tujuan pembangunan Pelabuhan Perikanan Pantai untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat nelayan pada khususnya dan juga memberikan dampak secara menyeluruh terhadap pembangunan lainnya.

"Nantinya pelabuhan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas, diantaranya Tempat Pelelangan Ikan (TPI) modern, kantor sentra bisnis, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), outdoor foodcourt, kios, dan gudang," ungkapnya di Ruang Rapat Gubernur, Selasa (11/5).

Dalam rapat tersebut, Gubernur membahas hal spesifik seperti kontruksi bangunan, fasilitas air bersih, akses jalan, lokasi galangan kapal, hingga akses penerangan.

"Saya minta mitra untuk menghadirkan solar cell sebagai penerangan di Pelabuhan Perikanan Pantai Batu Rusa ini," jelasnya.

Di samping itu, orang nomor satu di Babel itu mengintruksikan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Babel untuk segera menyelenggarakan Rapat Terintegrasi dengan melibatkan pihak seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan, Kepolisian yang bertujuan agar tidak ditemukan masalah dikemudian hari.

"Sebelum tanggal 20 Mei 2021 agar sudah ada hasil rapatnya," pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan, Arief Febriyanto seusai rapat mengatakan dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa grand desain terkait Detail Engineering Design (DED) pembanguan Pelabuhan Perikanan Pantai sudah sesuai dengan konsep yang direncanakan.

Selain itu ada beberapa koreksi seperti penyempurnaan terkait penerangan jalan di dalam kawasan pelabuhan serta pembangunan dukungan terintegerasi pos pengawasan.

"Nantinya pihaknya akan melakukan rapat terintergrasi, apabila tidak ada kendala, rencana pembangunan dimulai pada bulan Juni atau Juli 2021," tutupnya.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top