Tanaman Hutan Rakyat, Solusi Atasi Dampak Penambangan Ilegal Babel

Tanaman Hutan Rakyat, Solusi Atasi Dampak Penambangan Ilegal Babel

Advertorial

 

MUNTOK BBC - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama masyarakat Kabupaten Bangka Barat (Babar) menanam bibit pohon jambu mete di Kawasan Tanaman Hutan Raya (Tahura) Bukit Menumbing, Kabupaten Bangka Barat, Senin (24/5/2021).

Aksi orang nomor satu di Babel itu dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bangka Barat ke-18 yang bertujuan untuk merehabilitasi hutan dan lahan sekaligus mengatasi penambangan ilegal di wilayah tersebut.

"Dengan tahura inilah solusi mengatasi penambangan ilegal. Karena masyarakat terlibat untuk terjun langsung menanam dan memelihara hutan untuk kepentingan masyarakat itu sendiri," jelas Bang ER-sapaan akrabnya.

Gubernur Erzaldi mengatakan pihaknya bersama TNI/Polri senantiasa melakukan operasi penertiban penambangan ilegal secara masif, namun para penambang dalam aktivitasnya selalu "kucing-kucingan" dengan petugas.

"Ini dibuktikan dengan kehadiran Danrem dan Wakapolda yang hadir langsung untuk mengikuti kegiatan ini," ungkapnya.

Usai melakasanakan kegiatan menanam, gubernur menyempatkan berdialog dengan Bupati Babar untuk mendorong pihak Pemkab. Babar merehabilitasi Tahura Menumbing seluas 600 hektar karena Surat Keputusan (SK)-nya sudah ada sejak 2016

Harapannya, kolaborasi pihak Pemprov. Babel dan Pemkab. Babar akan menjadikan hutan di Menumbing ini kembali lestari.

"Sehingga nantinya, tempat ini dapat dijadikan salah satu wisata alam dan sejarah di Pulau Bangka," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Sukirman mengampanyekan gerakan penanaman pohon untuk pemulihan lahan kritis, mengantisipasi banjir, dan kekeringan serta penyelamatan sumber mata air.

Dirinya mengajak masyarakat yang hadir untuk untuk selalu peduli dengan kelestarian lingkungan. Masyarakat dapat menanam pohon sebanyak-banyaknya dan dirawat sebaik-baiknya.

“Selamatkan seluruh mata air yang ada. Jangan pernah dirusak karena sebagai sumber kehidupan, tolong dipelihara dengan baik, jangan ada pohon yang ditebang, agar terhindar dari bencana alam,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Rambat Menduyung, Tanaim menyampaikan alasan memilih bibit pohon jambu mete dikarenakan cocok dengan kondisi tanah berpasir di Bukit Menumbing.

Ratusan bibit pohon yang ditanam di kawasan Tahura Menumbing yakni 4.000 bibit jambu mete dan 1.000 bibit sengon.

"Semoga kegiatan ini dapat merehabilitasi hutan yang merupakan wilayah bekas tambang dan yang terpenting wilayah ini merupakan sumber air untuk wilayah Muntok," tutupnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Bangka Belitung, Danrem Babel, Bupati beserta Wakil Bupati Bangka Barat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka Barat,  Kepala UPTD KPHP Unit I dan Unit II, Organisasi Peduli Lingkungan Hidup dan Peduli Menumbing, serta masyarakat.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top