Optimalkan Lahan Pertanian, Gubernur Ajak Petani Tanam Beragam Komoditi

Optimalkan Lahan Pertanian, Gubernur Ajak Petani Tanam Beragam Komoditi

Advertorial

 

TOBOALI BBC - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melakukan kunjungan kerja ke Desa Gadung Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dalam rangka menghadiri kegiatan Panen Raya lada di Kebun H. Dahri, sekaligus menyerahkan bantuan bibit kopi, dan kacang tanah, Jumat (04/06/21).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyerahkan bibit kopi sebanyak 550 bateng dan 25 karung bibit kacang tanah untuk 5 kelompok tani. Dalam sambutannya, Gubernur mengucapkan terimakasih karena bisa bersilaturahmi dengan para petani dan tokoh masyarakat dalam keadaan sehat walafiat.

"Kami dari tahun 2017 terus berupaya, sehingga menemukan polanya, dalam mengarap lahan dengan menanam dengan beragam komoditi, Hal ini untuk menutup kemungkinan harga yang tidak stabil," ujar Gubernur.

Gubernur mengajak petani untuk mengoptimalkan lahan dengan menanamkan beragam komoditi, yang diyakini bisa menutupi salah satu komoditi yang mengalami penurunan harga.

Disamping itu, Bang ER-sapaan akrabnya terus mendorong masyarakat petani untuk mengikuti program pemerintah yang telah membangun resi gudang untuk untuk menstabilkan harga komoditi.

"Lahan ne harus dioptimalkan, selagi tanaman itu bisa hidup tanamlah, koperasi lada telah melakukan penelitian bahwa tanaman lada ne la pacak di tanam sama tanaman yang lain termasuk tanaman kopi, "pungkasnya.

Gubernur yakin dan percaya dibawah binaan koperasi, para petani di Babel akan lebih baik, karena petani akan menanam komoditi yang sudah ada pembelinya, seperti lada, jahe merah, kopi, kacang, dan beberapa komoditi hortikultura lainnya, dibuktikan dengan Nilai Tukar Petani kita yang tertinggi secara nasional.

"Dengan menanam lebih dari satu komoditi nilai tambah petani kita meningkat, karena hal seperti ini sudah di coba di beberapa tempat, untuk itu program ini terus di lakukan sosialisasi terus kepada petani, "pangkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi dalam arahan menyebutkan, bahwa patut disyukuri karena alam Babel yang indah dan kaya akan komoditi yang tumbuh subur didaerah ini.

Pemprov Babel, menurut Juaidi pada tahun anggaran 2021 telah memberikan bantuan tanaman perkebunan di Basel, diantaranya Desa Tiram Kecamatan Tukak Sadai antara lain, bangunan pengolahan karet 1 unit, 1 buah timbangan, gerobak dorong 25 unit, gancu 25 buah, mangkok sadap 12.500 buah, cincin mangkok 12.500 buah, talang sadap, 12.500 buah, pisau sadap 25 buah, bak plastik 25 buah, pembeku lateks 250.

Sementara bantuan perluasan area tanaman perkebunan di Basel Tahun Anggaran 2021 disetiap Kecamatan sebagai berikut:
1. Kecamatan lepar Pongok, yang berlokasi di Desa Tanjung sangkar, diberikan bantuan berupa bibit lada sebanyak 6.880 batang, fungisida 4 liter, herbisida 2 liter, pupuk organik 1.720 kg;
2. Kecamatan Air Gegas, yang berlokasi untuk Desa Pergam, Desa Bencah, Desa Air Gegas, diberikan bantuan berupa bibit lada sebanyak 119.520 batang bibit lada, 75 liter fungisida, 37 liter herbisida, 29.880 kg pupuk organik;
3. Kecamatan Tukak Sadai, diberikan bantuan berupa 22.400 bibit lada, 14 liter fungisida, 7 liter herbisida, 5.600 kg pupuk organik;
4. Kecamatan Pulau Besar, yang berlokasi di Desa Sukajaya diberikan bantuan berupa bibit lada 11.200 batang, fungisida 7 liter, herbisida 4 liter dan pupuk organik 2.800 kg.

Menutup pertemuan, Ketua Koperasi H. Sukri yang akrab di panggil H. Duk berharap para petani yang belum masuk koperasi untuk segera mendaftar, karena dengan banyaknya anggota disitulah koperasi dapat menjadi besar.

"Dengan bergabung dengan koperasi, program pertanian dari pemerintah dapat dikembangkan oleh anggotanya," tutupnya.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top