Meskipun Yatim Piatu, Anak Panti Asuhan Harus Optimis Tatap Masa Depan

Meskipun Yatim Piatu, Anak Panti Asuhan Harus Optimis Tatap Masa Depan

Advertorial

 

SUNGAILIAT BBC - Suasana Panti Asuhan atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al-Kautsar Sungailiat terlihat meriah dengan kedatangan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman.

Sekilas terlihat wajah-wajah ceria dari anak-anak yatim piatu Panti Asuhan Rachmatullah yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Sungailiat. Anak yatim piatu berjumlah 64 anak yang hadir terlihat antusias menyambut kunjungan yang dilakukan pemimpin Babel tersebut, Jumat (9/7/2021).

Sesampainya di lokasi, gubernur disambut selawat Nabi Muhammad saw oleh para anak asuh di yayasan sosial tersebut. Mengawali pertemuan, gubernur menanyakan cita-cita anak asuh saat dewasa kelak.

Mayoritas berkeinginan menjadi TNI, Polri, dan dokter. Mendengar hal itu, gubernur mendukung dan terus memotivasi agar serius meraih cita-cita. Selalu bersemangat meski dalam kondisi segala kekurangan.

"Jangan merasa rendah diri. Selalu optimis untuk menggapai cita-cita," ungkap Gubernur Erzaldi memberikan motivasi.

Selain itu, karakter mandiri harus ditanam sedini mungkin agar sewaktu dewasa telah tertempa sehingga kesuksesan akan diraihnya.

Gubernur juga menerangkan bahwa ketekunan dalam belajar untuk menatap masa depan yang cerah, sementara perkara biaya sekolah itu biar menjadi urusan pihaknya.

Dikarenakan Pemprov. Babel dalam waktu dekat akan melaksanakan kerja sama beasiswa dengan negara Jerman.

"Singkatnya, ketika kalian berprestasi dan lulus saat tes pada universitas yang kalian inginkan, Insya Allah kami bantu biaya perkuliahannya," ungkapnya.

Di akhir pertemuan, gubernur menyerahkan bantuan zakat BAZNAS Babel kepada  64 anak asuh panti asuhan dengan besaran Rp500 ribu per anak.

Kehidupan anak yatim piatu tentunya membutuhkan perlindungan agar ia bisa mandiri. pemberian bantuan ini dapat memotivasi anak-anak untuk selalu tetap optimistis menatap masa depan dengan bekal pendidikan yang mereka raih.

Gubernur juga menyempatkan untuk berfoto bersama dengan anak asuh dan pengurus LKSA Al-Kaustar Sungailiat.

LKSA Al-Kautsar Sungailiat yang dulu bernama Panti Asuhan Al-Kautsar saat ini telah menginjak usia 25 tahun.

Panti asuhan tersebut memiliki anak asuh dengan berbagai tingkat pendidikan, mulai dari SD hingga tingkat perkuliahan yang berasal dari berbagai Kabupaten/Kota se-Babel dan yang terbanyak berasal dari Kabupaten Bangka.

Ketua Yayasan LKSA Al-Kautsar, H. Saipul Zohri mengatakan saat ini 64 orang anak mendapat bimbingan di lembaga sosial tersebut.

Nantinya di samping mendapatkan pendidikan formal secara gratis, pembinaan juga dilakukan setiap harinya selepas subuh, mulai dari belajar mengaji, selawat, doa.

"Juga diajarkan berbagai keterampilan seperti menganyam, menjahit, dan pengelasan. Itu semua agar mereka memiliki keahlian menghadapi dunia kerja," jelasnya.

Disinggung terkait kunjungan gubernur ke LKSA Al-Kautsar, Saipul menjelaskan bahwa hal ini berawal saat pertemuan dirinya dan gubernur saat peletakan batu pertama di Pesantren Vamali,

Saat berbincang, dirinya mengajak Gubernur Babel tersebut untuk mengunjungi LKSA Al-Kautsar, gubernur merespon positif akan mengatur jadwal untuk mengunjungi yayasan sosial tersebut.

"Luar biasa tanggapannya, sebagai orang nomor satu di Babel dengan segala kesibukannya masih menyempatkan untuk mengunjugi panti asuhan ini," tutupnya.

iklan banner dalam detail berita

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top