Lomba Bertutur Siswa SD/MI Tingkat Provinsi Menumbuhkan Semangat Membaca Terhadap Karya Budaya

Lomba Bertutur Siswa SD/MI Tingkat Provinsi Menumbuhkan Semangat Membaca Terhadap Karya Budaya

Advertorial

 

PANGKALPINANG BBC – Guna menumbuhkembangkan kegemaran membaca anak-anak serta kecintaan terhadap karya budaya melalui berbagai bacaan atau buku, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel , menggelar Lomba bertutur bagi siswa SD/MI tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Peserta lomba merupakan pemenang pertama di tingkat kabupaten/kota, yang diikuti oleh 6 peserta, dengan empat peserta hadir secara langsung, dan dua peserta lain mengikuti kegiatan secara daring yaitu peserta dari Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Belitung Timur, di lapangan DKPUS Babel, Selasa (13/07/2021).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah mengatakan bahwa, kegiatan ini dapat membangun dan mencerdaskan Bangsa Indonesia, terutama masyarakat Bangka Belitung sejak usia dini.

Hal ini merupakan tanggung jawab bersama dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas untuk meraih bonus demografi yang akan di raih oleh Indonesia pada tahun 2030. Di mana anak-anak peserta lomba saat ini yang masih berusia 11 tahun, akan memasuki usia produktif pada tahun 2030.

“Para peserta lomba yang masih berusia 11 tahunan ini, maka di tahun 2030 sudah termasuk penduduk usia produktif. Sesuai dengan arahan kebijakan kependudukan yaitu usia 15-64 tahun, artinya anak-anak inilah yang akan menjadi penopang penyelenggaraan pemerintahan yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Saat ini pemerintah menggariskan sebuah kebijakan agar dapat melahirkan dan membangun sumber daya manusia yang memiliki kompetensi. Selain itu, dikatakan Wagub Abdul Fatah, lomba bertutur ini dapat membentuk jiwa dan semangat para siswa untuk kemasyarakatan.

Lebih jauh, Wagub Abdul Fatah mendorong para siswa agar rajin membaca. Dalam hal ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki perpustakaan sebagai laboratorium ilmu yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

“Perpustakaan Ini merupakan kunci dalam membuka jendela dunia untuk membuka wawasan dalam menghadapi tantangan di masa depan,” kata wagub.

Dirinya pun menegaskan kepada para calon penerus bangsa, dengan membekali diri menggunakan berbagai informasi, teknologi, ilmu pengetahuan, dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka akan menggenggam kesuksesan yang dapat berguna bagi nusa dan bangsa.

iklan banner dalam detail berita

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top