Marwan  melarang adanya transaksi jual beli lahan Hutan Produksi

Marwan melarang adanya transaksi jual beli lahan Hutan Produksi

beritababel

PANGKALPINANG BBC - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Marwan dengan tegas melarang adanya transaksi jual beli lahan Hutan Produksi (HP) oleh siapapun.

Hal tersebut disampaikan dia atas adanya dugaan jual beli lahan HP oleh oknum Anggota DPRD Babel inisial Abt alias YP di Dusun Terabik, Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat.

"Lahan HP tidak boleh dimiliki oleh siapapun, apalagi akan di perjualbelikan, lahan HP merupakan  kawasan hutan negara yang pemanfaatan dan pengelolaannya harus ada izin dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup," kata Marwan kepada wartawan melalui pesan Whatsapp, Jumat (13/8/2021).

Apabila ada oknum atau siapapun yang melakukan jual beli lahan HP, maka kembali ditegaskan dia, perbuatan tersebut telah melanggar hukum.

"Jika ada yang melakukan jual beli (lahan HP-red), maka dia telah menjual aset negara dan telah melakukan kejahatan  kriminal umum," ujarnya.

Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada oknum ataupun masyarakat untuk tidak melakukan jual beli lahan HP. Pihaknya pun diutarakan dia, tidak segan-segan akan membawa perkara ini ke jalur hukum.

"Oknum-oknum yang akan menjual lahan tersebut agar menghentikan rencana jahatnya, dan kadus serta kades jangan coba-coba membuat dan menyetujui surat jual beli lahan di HP, karena itu akan menjadi alat bukti untuk dipidanakan, dalam waktu dekat kita akan turun tim KPH untuk menghentikannya," tandasnya. (Tim)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top