Melati Erzaldi: Di Balik Pandemi Ada Keberkahan dan Hikmah Untuk Saling Berbagi

Melati Erzaldi: Di Balik Pandemi Ada Keberkahan dan Hikmah Untuk Saling Berbagi

Advertorial

 

PADANG BARU BBC - Pandemi belum usai, namun banyak air mata dan duka yang berderai. Tapi dibalik pandemi ini terdapat banyak pula kesempatan, keberkahan, dan hikmah untuk saling berbagi.

Kalimat penyemangat ini diucapkan Dewan Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kepulauan Babel, Melati Erzaldi saat mengawali sambutannya pada acara Aksi Bansos Peduli Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 di Kantor Desa Padang Baru, Selasa (25/8/2021).

Dirinya menuturkan selama pandemi banyak sekali kegiatan bantuan sosial, namun kegiatan tersebut menurutnya bukan hanya seremonial, tapi juga sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Semangat berbagi harus kita gelorakan menjadi gerakan bersama. Jangan dilihat dari jumlahnya, tapi ini sebagai bentuk saling berbagi dari saudara kita yang memiliki rezeki lebih," ujarnya.

Sebanyak 20 paket bansos yang dibagikan hari ini, berisikan sembako dan susu. Aksi ini merupakan kegiatan bansos lanjutan yang diselenggarakan oleh DWP Kanwil Kemenag Babel bersama TP-PKK Provinsi Bangka Belitung, PT.POS, dan Kalbe Farma, setelah sehari sebelumnya dilaksanakan di Desa Temberan. Kegiatan ini akan berlanjut di dua lokasi lagi, yakni di Kelurahan Air Itam dan Bangka Selatan.

Dirinya berharap penerima bansos berkenan menerima dan dapat bermanfaat untuk meringankan beban akibat pandemi.

"Mari kita hadapi dengan sabar, tawakal, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt, selalu berpikiran positif agar imun kita kuat melawan Covid-19, "ujarnya memberi semangat dan motivasi kepada penerima bansos yang sebagian besar adalah lansia.

Pada kesempatan ini Dewan Penasehat DWP Melati Erzaldi menuturkan bahwa paket sembako yang akan diterima hari ini berisikan produk-produk lokal Bangka Belitung.

"Di sini ada lingkaran peduli terhadap sesama, melalui paket ini Bapak/Ibu juga sudah membantu menggerakkan UMKM Bangka Belitung. Semua isinya adalah hasil dari Bangka Belitung, mulai dari beras, ikan teri asin dari nelayan Batu Belubang, "ungkapnya.

Tidak lupa dirinya terus mengajak masyarakat untuk taat prokes.

"Saya senang melihat, nenek-nenek, atok-atok di sini pakai masker. Jaga kesehatan, karena kesehatan itu modal utama kita, "ujarnya.

Untuk menyemangati peserta yang hadir taat prokes dan memiliki pengetahuan dan kewaspadaan terhadap ciri-ciri awal penderita Covid-19, ibu tiga anak ini mengajukan pertanyaan mengenai ciri penderita Covid-19 yang sekaligus mengedukasi masyarakat.

Ibu Mujinah (60 tahun) salah satu penerima bansos langsung menyebutkan ciri-ciri penderita dengan tepat. Dewan Penasehat DWP Melati Erzaldi sendiri senang mengetahui peserta yang hadir memiliki pengetahuan mengenai Covid-19.

"Ini yang kita harapkan, dengan pengetahuan yang Bapak/Ibu miliki bisa menjadi modal dasar agar terhindar dari Covid-19 dan juga bisa membantu orang-orang di sekitar kita, agar mengetahui secara cepat gejalanya sehingga bisa cepat mendapatkan pengobatan, "ujarnya.

Sementara itu, Ketua DWP Kanwil Kemenag Babel, Fitriyani Tumiran berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut selama pandemi ini.

"Dari hasil dana yang sudah kita kumpulkan dari ASN di Kanwil Kemenag, dan ini cukup untuk 80 paket yang kita bagikan di 4 titik nantinya. Tentunya kita berharap bantuan ini tidak sampai di sini saja, semoga nanti kegiatan ini bisa berlanjut dan bisa berkolaborasi dengan instansi lainnya," ujarnya.

Selain memberi bantuan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya ibu rumah tangga agar cepat tanggap terhadap Covid-19.

"Kita berharap ibu-ibu ini bisa menjadi penyelamat bagi keluarganya. Dengan pengetahuan dan penerapan disiplin prokes di keluarga, anggota keluarga akan terhindar dari Covid-19, "ujarnya

Akhir kata, dirinya berharap pandemi ini segera berlalu dan masyarakat yang terkena dampaknya pun bisa segera membaik.

"Masyarakat bisa kembali melakukan aktivitasnya dengan rasa aman, namun satu yang harus terus ada, yakni semangat saling peduli dan saling berbagi antar sesama, "pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top