Residivis Curat Dijerat Penyidik Pasal 363 KUHP
Konferensi Pers yang dilakukan oleh Polres Bangka terkait tindak pidana pencurian dan pemberatan (curat). (foto-oc)

Residivis Curat Dijerat Penyidik Pasal 363 KUHP

Kriminal

SUNGAILIAT-BBC- Rangga, hanya bisa tertunduk lesu menyesali perbuatannya. Pemuda Desa Tutut Kecamatan Pemali ini harus berurusan dengan hukum setelah aksi pencurian dengan pemberatan (curat) terungkap oleh pihak kepolisian. Rangga harus meringkuk di sel tahanan usai ditangkap polisi pada Kamis (12/8/21) pukul 14.00 WIB lantaran menggasak 1 unit handphone merk Oppo milik warga. Aksi nya terungkap setelah salah seorang warga melaporkan Rangga menjual barang curiannya.

Dalam konferensi pers yang digelar Sat reskrim Polres Bangka Senin (30/8/21) pagi, dijelaskan bahwa Rangga  tidak sendiri melakukan aksinya. Menurut penyidik, Rangga mengaku mendapatkan HP tersebut dari rekannya, tersangka Mulyadi alias Jaket, yang seorang residivis spesialis curat. Dari informasi Rangga lah Tim Opsal Polres Bangka berhasil meringkus Mulyadi alias Jaket di desa Tiang Tara kecamatan Bakam Kabupaten Bangka pada Jumat (28/8/21) dini hari.

Saat mengamankan Mulyadi, polisi melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti 1 unit Hp Xiomi Redmi 9C warna Midnight Grey beserta kotaknya, 1 unit Supra Fit beserta STNK dan BPKB Nopol BN 5345 QN, 1 unit Hp Oppo F5 warna Gold beserta kotak, dan 1 unit Nokia 2700 Classic warna Hitam.

Kasat Reskrim AKP Ayu Kusuma Ningrum dalam konfresi pers yang digelar di Polres Sungailiat menerangkan bahwa tersangka ditangkap atas laporan beberapa korban curat di wiliyah Sungailiat. Atas rangga dan Mulyadi terjerat pasal 363 KUHP orang yang melakukan pencurian dengan pemberatan diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.(oc)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top