Puluhan Pejabat PUPR Diperiksa Kejaksaan Tinggi Babel

Puluhan Pejabat PUPR Diperiksa Kejaksaan Tinggi Babel

Hukum

 


 PANGKALPINANG BBC - Sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dikabarkan sedang menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Babel. Puluhan pejabat mulai dari mantan kepala dinas, mantan kabid dan para pemegang kegiatan proyek rutin. Informasi yang diterima oleh wartawan, Kejaksaan Tinggi Babel membidik proyek kegiatan rutin tahunan sejak tahun 2018 hingga tahun 2020. Berhembus kabar Kejaksaan membidik potensi adanya kerugian negara dalam puluhan proyek pekerjaan rutin tahunan tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari beberapa sumber menyebutkan, jika proyek pemeliharaan rutin yang sedang diusut Kejati Babel terdiri dari proyek pasangan batu, tambal jalan dan tebas rumput.

"Lagi heboh itu, banyak itu yang diperiksa, kalau saya tidak salah yang terlibat dalam kegiatan pemeliharaan rutin ada sekitar 30 ASN. Semuanya orang PU Babel semua," terang seorang sumber internal yang minta identitasnya untuk dirahasiakan ini, Senin (30/8/21).

Diungkapkannya, proyek rutin yang dilaksanakan setiap tahun dengan anggaran Miliyaran rupiah tersebut kabarnya akan menjerat para pemegang kegiatan.

"Yang pegang kegiatan rutin di Dinas PU Babel itu kan banyak mereka sedang bergilir diperiksa. Tadi infonya Jantani Kadis PU dan Sapran Kabid Bina Marga yang diperiksa. Pokoknya banyak itu yang terlibat dalam kegiatan rutin, ada namanya Iqbal juga sekarang Kasi Jembatan, Merisa dan banyak lainnya," kata sumber.

Terkait informasi pemeriksaan tersebut, Kepala PUPR Babel, Jantani saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban. Jantani sendiri dalam pemeriksaan ini terkait statusnya saat menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PU Babel tahun 2020.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Iqbal selaku pemegang kegiatan rutin yang juga dikabarkan telah menjalani pemeriksaan di Kejati Babel, mengatakan bahwa dirinya tidak berkompeten memberikan statement.

"Saya kurang tau juga pak, intinya ke pimpinan (Kadis) saja lah langsung. Saya tidak fokus ke situ. Takut nanti salah bicara," ujar Iqbal dalam sambungan telepon.

Kajati Babel, Daroe Tri Sadono. SH kepada saat dikonfirmasi wartawan belum bersedia menanggapi. Mantan Wakajati Provinsi Riau yang diketahui memberhentikan beberapa kajari di Riau ini beralasan sedang berada di kantor PT. Telkom dalam kegiatan rapat bersama perusahaan telekomunikasi tersebut.

"Oh itu ya, Sebentar ya, saya sekarang lagi rapat dengan Telkom," ucap Kajati singkat. (red)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top