Terkait Puluhan ASN PUPR Terindikasi Tipikor, Kajati: "Saya Tabrak!"
Kajati Babel Daroe tri Sadono (foto-oc)

Terkait Puluhan ASN PUPR Terindikasi Tipikor, Kajati: "Saya Tabrak!"

Nasional

PANGKALPINANG-BBC-Kepala Kejaksaan Tinggi Babel Daroe Tri Sadono menyampaikan ketegasannya atas segala bentuk tindak pidana korupsi. Mantan Wakajati Riau yang pernah mencopot beberapa Kajari di Riau ini, sepertinya langsung tancap gas di bulan pertama jabatannya sebagai Kajati Babel. Daroe memastikan tidak akan mentolerir jika nantinya ditemukan penyimpangan yang mengarah kepada Tipikor.

Demikian disampaikan Kajati saat menjawab pertanyaan wartawan terkait pemeriksaan puluhan ASN dinas PUPR Babel yang terindikasi melakukan penyimpangan dalam kegiatan rehabilitasi pemeliharan rutin jalan, pekerjaan penebasan pada dinas PUPR Babel tahun 2018 hingga 2020, yang bersumber dari APBD dan APBN. Menurut Daroe, dirinya menekankan dan percaya bahwa stafnya adalah SDM yang memiliki integritas dalam pemberantasan korupsi.

"Saya tuh kalau mengendarai mobil, ada orang didepan saya, sudah saya klakson tidak mau minggir, ya saya tabrak, begitu filosofinya, paham ya," tegas Kajati dihadapan sejumlah wartawan yang mewawancarainya di kantor Kejati Babel Rabu (1/9/21) petang.

Kajati juga menyampaikan bahwa dirinya sudah memberikan instruksi kepada seluruh bawahannya terkait pemasalahan ini untuk bekerja dengan seluruh kewenangan yang diberikannya. Daroe mengharapkan seluruh jajarannya bekerja dengan leluasa, baik dan benar.

"Saya akan berikan kewenangan penuh kepada mereka, untuk bekerja dengan benar, dengan baik, dengan komitmen yang tinggi, itu yang saya tekankan. Saya doktrin mereka. Kalian harus bekerja secara benar secara baik, dengan penuh integritas dan profesional. Itu yang saya tekankan pada mereka. Saat ini mereka sedang bekerja sesuai dengan arahan saya sebagai pimpinan. Dan dari situ, nanti kita akan menganalisa, kita beri waktu tertentu nanti setelah mereka melakukan penyelidikan. Dan mereka akan melapor ke saya. Dari laporan itu, baru kemudian saya akan tindak lanjuti," tegas Daroe.

Sebelumnya diberitakan bahwa, sebanyak puluhan ASN di dinas PUPR Babel, menjalani pemeriksaan di Pidsus kejaksaan Babel. Kepala Dinas PUPR sendiri sempat mengaku belum mengetahui adanya pemeriksaan tersebut. Sementara informasi yang diterima wartawan menyatakan bahwa kepala Dinas PUPR Babel sendiri telah dua kali dimintai keterangan oleh penyidik, dalam kapasitas dirinya sebagai Kepala Bidang Bina Marga, yang dijabatnya pada tahun 2020 lalu. (red)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top