Gubernur Erzaldi Pantau Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Smansa Simpang Teritip

Gubernur Erzaldi Pantau Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Smansa Simpang Teritip

Advertorial

 

MUNTOK BBC - Pengembangan kualitas dunia pendidikan menjadi perhatian khusus Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman. Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bangka Barat (Babar), Selasa (7/9/21), Gubernur Erzaldi menyempatkan diri untuk meninjau langsung beberapa sekolah.

Di awali kunjungan ke SMA Negeri 1 Simpang Teritip, orang nomor satu di Babel ini juga meninjau SMK Negeri 1 Simpang Teritip dan SMA Negeri 1 Kelapa untuk memantau kesiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan kelayakan sarana dan prasarana (sarpras) sekolah.

Seluruh sekolah yang dikunjungi tersebut telah menjalankan pembelajaran tatap muka dengan menggunakan sistem shift atau rotasi di sekolah antara siswa yang masuk dan tidak masuk sehingga dapat bergiliran. Penerapan protokol kesehatan juga menjadi perhatian Gubernur Erzaldi. Terlihat beberapa kali dirinya berinteraksi dengan siswa untuk mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes).

"Lah seneng lum (sudah senang belum) belajar tatap muka? Pakai terus maskernya, kalian harus disiplin, rajin cuci tangan," pesan Gubernur Erzaldi kepada para siswa.

Gubernur yang akrab disapa Bang ER juga menanyakan partisipasi siswa untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 dalam obrolan singkatnya bersama para siswa. Dirinya kemudian mengingatkan siswa untuk divaksin, agar dalam menjalani kegiatan belajar-mengajar menjadi lebih tenang dan tidak merisaukan penularan virus.

"Lah vaksin lum (sudah vaksin belum)? Kalau kalian sudah, orang tua kalian juga harus diajak vaksin ya, kasih tahu mereka. Kalau mereka tidak vaksin kalian tidak boleh masuk sekolah," ungkapnya.

Usai menunaikan ibadah salat zuhur, Gubernur Erzaldi melanjutkan peninjauannya di sekolah itu. Dirinya menyaksikan penerapan prokes bagi siswa sebelum memasuki lingkungan sekolah. Pihak sekolah menyediakan _hand sanitizer_, melakukan pengecekan suhu tubuh, dan dicatat dalam laporan.

Dalam kesempatan itu, Kepala SMA Negeri 1 Simpang Teritip, Nelli Yusnidar menyampaikan berbagai kesulitan yang mereka hadapi. Terutama perihal kelayakan sarana dan prasarana sekolah, mulai dari ketiadaan pagar, pemugaran, serta pembangunan ruang penunjang aktivitas pembelajaran.

"Rencanakan mobilernya dengan baik. Harapan saya untuk penyediaan barang seperti lemari berkas administrasi, itu bisa kita berdayakan kawan-kawan di SMK. Selanjutnya untuk menunjang belajar literasi coba dibuat pondok, karena kalau kebanyakan belajar di dalam ruang siswa bisa bosan," pesan Gubernur Erzaldi.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top