Pemkot Pangkalpinang Terus Mengali Pontesi  Meningkatkan PAD Melalui Retribusi Jasa Usaha

Pemkot Pangkalpinang Terus Mengali Pontesi Meningkatkan PAD Melalui Retribusi Jasa Usaha

Advertorial

 
 

PANGKALPINANG BBC – Tanggapan Walikota Pangkalpinang atas pandangan umum fraksi terhadap tiga (3) Rancangan peraturan daerah kota Pangkalpinang. Pangkalpinang tahun 2022-2041 adalah mewujudkan kota Pangkalpinang sebagai kota perdagangan, jasa, pariwisata dan industri dengan konsep kota tepi air yang berwawasan lingkungan.

Hal ini disampaikan Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil dalam Rapat paripurna Dewan perwakilam rakyat daerah (DPRD) kota Pangkalpinang. Senin,(11/10).

“Keselarasan tersebut dalam RTRW ditunjukan pula pada rencana pola ruang berupa kawasan perdagangan dan jasa serta kawasan peruntukan industri yang masing-masing memilik luas yang identik, yaitu 1200 ha atau 11% dari luas kota pangkalpinang,” ungkapnya.

Selanjutnya Walikota Pangkalpinang menegaskan terkait dengan efektivitas dan kontribusi penerimaan restibusi jasa usaha dan retribusibjasa umum berdasarkan laporan keuangan dan analisa.

“Retribusi jasa usaha masih belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan dimana realisasi retribusi jasa usaha lebih rendah dari target yanh direncanakan,” jelasnya.

Molen juga mengatakan pemerintah kota Pangkalpinang terus mengali pontesi yang dapat meningkatkan PAD melalui retribusi jasa usaha, cenderung menurun.

“Turunya PAD kota Pangkalpinang hal ini disebabkan akibat pandemi Covid 19 membuat perekonomian cenderung menurun,” pungkasnya.  (Ri)

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top