Gubernur Erzaldi Kembangkan Labkesda Babel

Gubernur Erzaldi Kembangkan Labkesda Babel

Advertorial

 

PANGKALPINANG BBC - Kondisi cuaca pancaroba memberikan dampak pada kesehatan masyarakat, ketika fisik tidak dalam keadaan bugar, maka akan sangat mudah terserang berbagai penyakit. Karenanya diperlukan penguatan penyedia layanan kesehatan untuk masyarakat.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengadakan pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan Babel, Andri Nurtito; Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Laboratorium Kesehatan Daerah (UPTD Labkesda), Sujari; Kepala Badan Keuangan Daerah, Fery Afriyanto; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Fery Insani; dan perwakilan dari Inspektorat Babel di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Babel, Senin (15/11/2021).

Kepala UPTD Labkesda, Sujari menyampaikan beberapa permasalahan yang di hadapinya yaitu terbatasnya ketersediaan reagen untuk layanan PCR Covid-19, hal ini dapat menghambat _tracking_ sebaran virus. Tidak hanya itu, Remunerasi Jasa Pelayanan 2021 yang belum dibayarkan juga menurunkan semangat kerja pegawai UPTD Labkesda, mengingat terbatasnya tenaga kerja dan risiko tinggi atas penularan virus.

Menanggapi hal ini, Gubernur Erzaldi berkoordinasi dengan Bakuda, Bappeda, dan Inspektorat, untuk membayar Remunerasi Jasa Pelayanan 2021.

“Saat ini, kinerja Labkesda sudah mencapai target sasaran. Melihat risiko kerja yang di hadapi, harusnya remunerasi bisa diberikan kepada penyedia layanan kesehatan. Bukan hanya yang berhadapan langsung dengan pasien yang ada di rumah sakit, tapi pegawai di labkesda juga,” jelas Gubernur Erzaldi.

Selain mengenai pegawai, Kepala UPTD Labkesda Sujari juga menyampaikan proyeksi rencana stategis untuk UPTD Labkesda, yaitu dengan menyediakan Kalibrasi Alat Fasilitas Layanan Kesehatan se-Babel. Dengan kehadiaran kalibrasi ini, maka dapat menghemat pengeluaran.

“Alat yang sudah lama dipakai seperti pengukur tensi, biasanya seiring waktu tingkat akurasinya menurun. Karena itu, dari pada membeli alat baru, lebih baik menggunakan kalibrasi untuk memperbaiki alat tersebut,” jelasnya.

Ketersediaan kalibrasi alat ini akan sangat mempermudah dan membantu berbagai layanan kesehatan, karena dapat dimanfaatkan pula oleh rumah sakit dan Laboratorium Swasta se-Babel.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top