DPRD Bangka Gelar Rapat Paripurna Rapat Paripurna Perubahan KUA dan PPAS  APBD TA. 2022 Dan Penyampaian Hasil Reses

DPRD Bangka Gelar Rapat Paripurna Rapat Paripurna Perubahan KUA dan PPAS APBD TA. 2022 Dan Penyampaian Hasil Reses

Advertorial

 
SUNGAILIAT BBC - DPRD Kabupaten Bangka  menggelar rapat paripurna Penyampaian 
Rancangan Perubahan KUA Dan Perubahan PPAS APBD Tahun Anggaran 2022 Dan 
Penyampaian Hasil Reses. rapat dipimpin langsung oleh ketua DPRD ISKANDAR,S.IP dan 
dihadiri oleh wakil Bupati Bangka SYAHBUDIN,S.IP,M.Trip Wakil Ketua I MENDRA 
KURNIAWAN,A.Md, wakil ketua II RENDRA BASRI,B.Sc serta FORKOPIMDA , 
Kepala Dinas,kantor, Camat, Lurah, Darma Wanita dan Insan Pers.Jumat (5/08/2022).
 
Iskandar dalam sambutannya mengatakan Ditahun Ini Banyak Terjadi Pergeseran Struktur 
Anggaran Sehingga Banyak Kegiatan-Kegiatan Yang Masih Tertunda Pelaksanaannya. Hal 
Ini Perlu Untuk Disikapi Melalui Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, Dengan 
Menyusun Perubahan KUA Dan Perubahan PPAS Terlebih Dahulu. Makanya KUA Dan 
PPAS Tersebut Nantinya Akan Dijadikan Dasar Bagi Perangkat Daerah Dalam Penyusunan 
Rka Dan Sekaligus Menjadi Dasar Penyusunan R-APBD Perubahan .
 
Selanjutnya yaitu agenda rapat paripurna yang kedua adalah penyampaian Penyampaian 
Hasil Reses, Tanggal 16 - 17 Juli 2022 Yang Lalu Anggota DPRD Kabupaten Bangka Telah 
Melaksanakan Kegiatan Reses Di Daerah Pemilihan Masing-Masing, Dengan Tujuan Untuk 
Menyerap Dan Menindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Guna Memberikan 
Pertanggungjawaban Moral Dan Politis Kepada Konstituen Di Daerah Pemilihan Sebagai 
Perwujudan Perwakilan Rakyat Dalam Pemerintahan.
 
Aspirasi Yang Disampaikan Dalam Kegiatan Reses Tersebut Pada Umumnya Terkait 
Permasalahan-Permasalahan Umum, Seperti Perbaikan Infrastruktur, Kesehatan, Pendidikan, 
Pertanian Dan Lain Sebagainya. Sesuai Amanah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 
Tahun 2019, Hasil Reses Ini Merupakan Salah Satu Sumber Pokok-Pokok Pikiran DPRD 
Yang Nantinya Dapat Diinput Dalam Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah 
(SIPD). Mengingat Besarnya Harapan Masyarakat Kepada Kami Selaku Perwakilan Rakyat, 
Maka Besar Pula Harapan Kami (DPRD) Kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Untuk 
Dapat Bersinergi Dalam Merealisasikan Aspirasi Masyarakat Tersebut Dengan Tetap 
Memperhatikan Skala Prioritas Program Dan Manfaatnya Dalam Kegiatan/Proyek Yang 
Dibiayai Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Bangka.
 
Sementara wakil Bupati Bangka Syahbudin,S.IP,M.Trip menyampaikan Terdapat Tiga 
Faktor Utama Yang Mempunyai Dampak Signifikan Terhadap Keberlangsungan APBD 
2022. Pertama, Penyesuaian Perhitungan Silpa Hasil Audit Bpk. Kedua, Beberapa Dinamika 
Anggaran, Menyebabkan Harus Dilakukannya Perubahan Dan Pergeseran Anggaran Antar 
Kegiatan Dan Antar Jenis Belanja Dalam Beberapa Opd. Ketiga, Adanya Berbagai Kebijakan 
Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mengharuskan
Penggunaan Anggaran Yang Ditujukan Untuk Mendanai Berbagai Bentuk Kegiatan Dan 
Kebijakan Pemerintah Pusat Tersebut.
 
Untuk Menjawab Persoalan Anggaran Tersebut, Perlu Dilakukan Perubahan Atas Peraturan 
Daerah Kabupaten Bangka Nomor 8 Tahun 2021 Tentang APBD 2022 Dengan Tujuan Agar Keberlangsungan Kebijakan APBD Untuk Mencapai Sasaran Pembangunan Tetap Dapat 
Terjaga.
Dalam Pelaksanaannya, Tentu Saja Perubahan APBD Memerlukan Berbagai Kebijakan Dan 
Prioritas, Baik Yang Menyangkut Pendapatan, Belanja Maupun Pembiayaan Daerah. Dalam 
Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, Kebijakan Umum Ini Dikenal Sebagai Kebijakan 
Umum Anggaran Dan Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara Yang Dalam Proses 
Penetapannya Harus Melalui Persetujuan DPRD Dengan Proses Yang Transparan.
 
Kebijakan Umum Dan Prioritas Belanja Daerah Dalam APBD Perubahan Ini, Diarahkan 
Pada Berbagai Hal Penting Berikut: 1.Sinkronisasi Berbagai Hal Yang Tidak Sesuai Lagi 
Dengan Asumsi KUA APBD 2022 Yang Telah Ditetapkan Sebelumnya, Berupa Terjadinya 
Ketidaksesuaian Proyeksi Pendapatan, Belanja Dan Pembiayaan Daerah Yang Harus 
Dilaksanakan Oleh Pemkab Bangka Pada Tahun Anggaran 2022, 2.Sinkronisasi Beberapa 
Perubahan Dan Pergeseran Anggaran Antar Kegiatan Dan Antar Jenis Belanja Dalam 
Beberapa Opd, 3.
Penggunaan Anggaran Yang Ditujukan Untuk Mendanai Berbagai Bentuk 
Kegiatan Akibat Adanya Kebijakan Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Provinsi Kepulauan 
Bangka Bekitung, 4.Penggunaan Anggaran Yang Ditujukan Untuk Mendanai Berbagai 
Bentuk Kegiatan Guna Mempercepat Dan Mempertajam Pencapaian Indikator Dan Sasaran 
Pembangunan Sebagaimana Yang Diamanatkan Oleh RPJMD 2019-2023.
Terkait Penyampaian hasil Reses, Atas Nama Pemerintah Daerah Dan Seluruh Masyarakat 
Kabupaten Bangka, Mengucapkan Terima Kasih Atas Penyampaian Laporan Reses DPRD 
Kabupaten Bangka. Kegiatan Reses Adalah Agenda Tahunan Rutin Yang Dilaksanakan Oleh 
DPRD. Kita Ketahui Bersama, Bahwa Kegiatan Reses Adalah Kegiatan Yang Langsung 
Bersentuhan Dengan Masyarakat Guna Menyerap Aspirasi Masyarakat Secara Langsung. 
Dengan Demikian Apa Yang Diinginkan Dan Dikeluhkan Masyarakat Dapat Tersampaikan 
Dan Dapat Diselaraskan Dengan Prioritas Pembangunan Dalam Program/Kegiatan 
Pembangunan Daerah.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top