Sosialisasi Register Sosial Ekonomi 2022 Oleh BPS Bangka Dan Insan Pers

Sosialisasi Register Sosial Ekonomi 2022 Oleh BPS Bangka Dan Insan Pers

beritababel

SUNGAILIAT BBC - KEPALA BPS DEWI SAVITRI, membuka kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Registrasi Sosial Ekonomi . Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka dan Insan Pers berlangsung di RM Pangeran, Senin (10/10/2022). 
 

Dewi savitri mengharapkan dengan dilakukannya Sosialisasi Koordinasi Registrasi Sosial Ekonomi semua elemen bisa berpartisipasi dan dapat mengantisipasi berbagai macam kemungkinan yang akan terjadi kedepan.
“Kegiatan ini untuk mensosialisasikan Resosek dan pembaharuan data penduduk untuk kedepan dalam pencatatan apapun agar kondusif aman datanya. Oleh karena itu Registrasi Sosial Ekonomi (Resosek) akan punya arti yang besar kedepan ketika antisipasi data ini benar dan akurat,” harapannya.

Lanjutnya, Dewi savitri menyampaikan dua hal catatan penting, yang pertama terkait melakukan pendataan registrasi sosial ekonomi mulai tahun 2022 ini berjalan dengan sukses, dan kedua menetapkan standar kualitas pemutahiran yang berkelanjutan.

Kepala BPS Kabupaten Bangka mengatakan Badan Pusat Statistik (BPS)mendapatkan tugas untuk melaksanakan pendataan awal bagi instalasi ekonomi. Penugasan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI, pada rapat pembahasan perlunya reformasi sistem perlindungan sosial, pada pidato perancangan undang-undang APBN 2023 pada 16 Agustus 2022.

“Reformasi sistem perlindungan sosial merupakan satu dari tiga informasi struktural, yang menjadi rencana kerja rencana pemerintah tahun 2021 dan tahun 2022 di tengah kondisi pandemi. Reformasi sistem perlindungan sosial diperlukan sebagai perbaikan mekanisme, agar memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat waktu, mudah, akuntabel dan responsif,” katanya.

Dewi savitri juga mengatakan, sasaran utama dan sistem informasi perlindungan sosial adalah transformasi data menuju registrasi sosial ekonomi seluruh penduduk. Program penyediaan data sosial ekonomi meliputi seluruh penduduk Indonesia, agar standar dengan metodologi yang sama pemutakhiran reguler mudah diakses dan dapat digunakan oleh beberapa kementerian.

“Data Registrasi Sosial Ekonomi (Resosek) akan menjembatani koordinasi dan berbagi data lintas lembaga dan lintas daerah, untuk memastikan pemakaian data ekosistem. Serta bertujuan menyediakan sistem dan akses data seluruh penduduk, berupa profil kondisi sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan yang berhubungan dengan data induk kependudukan, serta basis data lainnya untuk tingkat desa atau kelurahan,” jelasnya.

Tambahnya, dengan dukungan seluruh instansi pemerintah swasta dan elemen masyarakat, dapat membantu pelaksanaan pendataan awal Resosek. Keberhasilan ini merupakan tonggak yang sangat penting dalam upaya membangun suatu data Indonesia.

“Harapannya dengan pelaksanaan program ini akan meningkatkan literasi kesadaran dan peran aktif perangkat kelurahan, dalam menyelenggarakan kegiatan statistik sesuai standar, sehingga pada akhirnya program-program pembangunan di desa dapat tepat sasaran. Program regsosek membutuhkan dukungan dari semua pihak, sehingga program ini dapat berjalan sukses. Pada gilirannya dapat memberikan sumbangsih pada pembangunan Indonesia,” harapnya.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top