Pj Gubernur Sebutkan Ada 3 Parameter Kunci Negeri Maju

Pj Gubernur Sebutkan Ada 3 Parameter Kunci Negeri Maju

Advertorial

PANGKALPINANG BBC - Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) Ridwan Djamaluddin beberkan parameter kunci agar suatu negeri maju, pada kegiatan _Bangka Political Issues_ (BPI) dengan tema "Peran Pemuda, Pemimpin Bangka Belitung dalam Mengakselerasi Pengelolaan dan Kebermanfaatan Sumber Daya Alam Bangka Belitung", bertempat di Pia Hotel, Sabtu (19/11/2022).

"Saya dulu kerja di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), sehingga _basic_nya teknologi. Kami berkeyakinan bahwa jika negeri ini mau maju, ada 3 parameter kunci yang harus kita kelola, yakni Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan Iptek," ujarnya.

Orang nomor satu di Kep. Babel ini memberikan contoh, bahwa kita tidak bisa hanya memanfaatkan SDA saja, diperlukan SDM yang mumpuni, juga teknologi yang mendukungnya.

"Seperti dari tahun berapa hingga sekarang, timah masih dijual mentah, nah sekarang sudah diharuskan menjualnya dalam keadaan sudah diolah, lalu mengolahnya ini tentu memanfaatkan teknologi," ujarnya.

Contoh lainnya, dulu Indonesia sebagai eksportir minyak mentah, kini malah menjadi importir. Inilah maka dari itu, diperlukan pengelolaan tiga parameter tersebut.

"Jadi, yang bisa kita lakukan, SDA-nya kita syukuri, kemudian SDM dan ipteknya jangan dilupakan," kata Pj Gubernur mengingatkan.

Narasumber lain dalam dialog kali ini di antaranya: DPR RI Dapil Provinsi Kep. Babel Periode 2019-2024 Bambang Patijaya, Gubernur Kep. Babel Periode 2017-2022 Erzaldi Rosman, Staf Dirut PT Timah Bidang Kajian Strategis Komunikasi Masyarakat Wirsa, Akademisi Ketua Umum DPD IMM Babel 2018-2020 Ari Juliansyah, Tokoh Adat Bangka Belitung Bustami Rahman, Praktisi Ekonomi Ketua Umum MW KAHMI Babel Basit Sucipto, Rektor Universitas Bangka Belitung Ibrahim, dan Tokoh Pemuda Babel Muhammad Irham.

Pj Gubernur dalam hal ini sangat mendukung kegiatan seperti ini, dan berpesan kepada para generasi muda, untuk tetap kritis, memberi saran kepada pemerintah, juga, mau diajak dialog interaktif seperti ini demi kemajuan Babel.

Berita Terkait

Komentar Facebook

Back to Top